Cuaca Buruk Hambat Tim SAR, Area Pencarian Diperluas Hingga 8,7 Nautical Mile
LAMPUNG SELATAN — Upaya pencarian terhadap Dimas Aditiyawan (25), penumpang KMP Dorothy yang jatuh di perairan Pulau Sangiang, memasuki hari ke-4 namun belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dengan area pencarian yang diperluas berdasarkan SAR Map Prediction, meliputi kawasan seluas 8,7 nautical mile dengan lebar sapuan 400 meter.
Operasi pencarian dimulai pukul 07.00 WIB dari Dermaga Muara Piluk, dilanjutkan dengan pergerakan menggunakan RIB 02 menuju titik-titik koordinat yang sudah ditetapkan. Nelayan setempat juga telah diberikan informasi untuk turut melakukan pemantauan visual sepanjang jalur pelayaran.
Memasuki pukul 12.00 WIB, kondisi cuaca di perairan Sangiang tiba-tiba memburuk. Hujan badai disertai gelombang hingga 2 meter memaksa tim menghentikan sementara operasi dan berlindung di Dermaga Nelayan Tanjung Tua.
Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezi Kuswara, menjelaskan bahwa keselamatan tim menjadi prioritas ketika cuaca tak mendukung.
“Gelombang meningkat cukup cepat, visibilitas turun drastis. Untuk menghindari risiko terhadap personel dan peralatan, kami harus menghentikan operasi sementara hingga cuaca memungkinkan,” ujarnya.
Hingga sore hari, kondisi tidak kunjung membaik. Tim akhirnya diputuskan kembali ke Dermaga Muara Piluk pada pukul 14.25 WIB dengan hasil pencarian masih nihil.
Rezi Kuswara memastikan bahwa operasi akan kembali digelar pada Hari Ke-5, Selasa (09/12) pagi.
“Kami akan melanjutkan pencarian esok hari dengan pola yang sudah disesuaikan berdasarkan evaluasi hari ini. Harapannya cuaca membaik sehingga seluruh sektor bisa kami sisir maksimal,” tegasnya.
Basarnas bersama unsur gabungan menyatakan komitmen meneruskan pencarian hingga batas waktu yang ditentukan, melibatkan dukungan nelayan dan masyarakat pesisir. (*)






