INDONESIA RESMI SWASEMBADA BERAS, MENKO ZULHAS BANJIR PUJIAN

Bangsa Indonesia patut berbangga atas capaian besar di sektor pangan nasional. Di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Indonesia berhasil kembali mencapai swasembada beras jauh lebih cepat dari target yang ditetapkan Presiden.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menargetkan swasembada beras dapat diraih dalam waktu tiga hingga empat tahun. Namun, baru satu tahun masa kepemimpinannya, cita-cita besar tersebut telah terwujud. Presiden secara resmi mengumumkan Indonesia swasembada beras dalam acara Panen Raya dan Pencanangan Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Atas capaian tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan, tokoh nasional asal Lampung yang akrab disapa Zulhas, pun menuai banjir apresiasi dan pujian dari berbagai pihak.

Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan kepada kementerian terkait serta seluruh pihak yang dikoordinasikan Menko Pangan hingga mampu mewujudkan swasembada beras dua tahun lebih cepat dari target.

“Saya bangga dapat mengumumkan bahwa Indonesia kembali mencapai swasembada beras. Ini adalah tonggak penting bagi kedaulatan dan kemerdekaan bangsa,” ujar Presiden.

Menurut Prabowo, sebuah negara tidak akan benar-benar merdeka apabila kebutuhan pangan rakyatnya masih bergantung pada negara lain. Ia menjelaskan bahwa target awal swasembada ditetapkan empat tahun, kemudian dipercepat menjadi tiga tahun, dan akhirnya berhasil dicapai hanya dalam waktu satu tahun.

“Ini bukti bahwa bangsa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut memberikan apresiasi kepada jajaran Kabinet Merah Putih. Secara khusus, ia memuji kinerja Menko Pangan Zulkifli Hasan yang dinilainya memiliki dedikasi luar biasa.

“Yang saya hormati dan kami banggakan, Menko Pangan, terbaik selama saya ada di pemerintahan. Kami biasa berkomunikasi jam tiga subuh dan rapat jam lima pagi, bukan jam enam. Itu komitmen beliau,” ujar Mentan Amran di hadapan Presiden, para menteri, Kapolri, Jaksa Agung, para gubernur, dan ribuan petani.

Meski dibanjiri pujian, Zulhas memilih merendah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia kembali swasembada beras merupakan buah dari kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Kepemimpinan Pak Presiden yang membuat kami para pembantunya bekerja tanpa mengenal waktu dan tidak merasa lelah, karena semua demi kepentingan bangsa,” ujar Zulhas.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Pangan Zulhas dan Mentan Amran tampak kompak mendampingi Presiden Prabowo menumbuk padi di lesung bersama para petani sebagai simbol keberhasilan dan kemandirian pangan nasional.

Dengan memegang alu, Presiden menumbuk padi yang telah disiapkan, disambut tepuk tangan meriah ribuan petani yang hadir.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada Rabu 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,” ucap Presiden.

Prosesi menumbuk gabah secara bersama-sama tersebut menjadi simbol kebersamaan pemerintah dan petani dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Menutup pidatonya, Presiden kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan swasembada di seluruh sektor pangan secara berkelanjutan.

“Kita buktikan setiap tahun swasembada. Tidak hanya beras, tetapi juga jagung, singkong, dan seluruh komoditas pangan lainnya,” pungkas Prabowo. (dbs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *