PAN Bandar Lampung Pasang Target Puncak, Dari Buncit Menuju Pemenang

Bandarlampung — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Bandar Lampung menegaskan tekad besar untuk bangkit dan merebut posisi teratas dalam kontestasi politik mendatang. Melalui konsolidasi menyeluruh, penguatan soliditas kader, serta ikhtiar lahir dan batin, PAN memasang target ambisius: bertransformasi dari posisi bawah menuju partai pemenang di Kota Tapis Berseri.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua DPD PAN Bandar Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., MSc., dalam pertemuan silaturahmi kader dan calon pengurus baru di Rumah PAN, Rabu (21/1/2026). Agenda ini menjadi titik awal konsolidasi internal PAN pasca-Pemilu sekaligus peneguhan arah perjuangan partai ke depan.

“Walaupun pada Pileg lalu PAN baru memperoleh empat kursi, semangat untuk menang tidak boleh surut. Target kita jelas, minimal delapan kursi. Bahkan kita ingin PAN berada di posisi teratas di Bandar Lampung,” tegas Firmansyah di hadapan jajaran kader.

Firmansyah menekankan, perjuangan politik PAN tidak semata bertumpu pada strategi dan kerja organisasi, tetapi juga harus disertai ikhtiar spiritual. Ia menegaskan filosofi perjuangan PAN yang berpijak pada doa dan kerja nyata.

“Yang paling utama adalah meminta pertolongan Allah SWT. Doa, shalat, lalu kerja. Kalau tidak ada kerja, itu hanya mimpi di siang bolong. Kader PAN harus aktif, bergerak, dan menyapa masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Majelis Penasihat Partai (MPP) PAN Bandar Lampung, Ary Meizari Alfian, S.E., MBA., yang memberikan arahan kepada calon pengurus baru. Ia menilai soliditas dan komunikasi antar-kader menjadi kunci kebangkitan PAN.

“Minimal kita saling mengenal satu sama lain. Dengan begitu, koordinasi dan kerja organisasi akan jauh lebih solid. Ini penting untuk membangun kekuatan PAN ke depan,” kata Ary.

Silaturahmi kader PAN Bandar Lampung juga dihadiri Sekretaris DPD PAN H. Erwansyah, S.H., Ketua MPP PAN Bandar Lampung H. Edison Hadjar, Wakil Ketua I DPD PAN Marpen Effendi, tokoh senior PAN Edward Djuanda Rusdi, anggota Fraksi PAN DPRD Bandar Lampung, serta sejumlah tokoh dan kader lainnya.

Dalam forum tersebut, Firmansyah kembali menegaskan bahwa PAN tidak boleh berjalan setengah hati. Seluruh kader diminta aktif membangun jaringan, memperkuat silaturahmi, dan hadir di tengah masyarakat.

“Tidak ada kemenangan tanpa ikhtiar. Kader PAN harus siap bergerak. Siap berjuang. Siap menang,” tandasnya.

DPD PAN Bandar Lampung saat ini menargetkan lompatan signifikan, dari posisi ke delapan menjadi minimal peringkat dua, bahkan nomor satu di Bandar Lampung. Optimisme tersebut ditopang oleh masuknya figur-figur baru, perpaduan kader internal dan eksternal, serta semangat kebersamaan yang terus dibangun.

“Saya lahir dan dibesarkan di PAN. Ketika partai memanggil, kita harus kembali dan berjuang. Suara rakyat tidak datang dengan sendirinya, tetapi diraih melalui kerja keras,” tutup Firmansyah.

Melalui konsolidasi, soliditas kader, dan perpaduan doa serta kerja nyata, PAN Bandar Lampung optimistis mampu mengubah posisi, memperbesar kekuatan politik, dan menatap kemenangan besar pada kontestasi politik mendatang. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *