Viral Siswa Menyeberang Sungai, Presiden Beri Atensi Khusus
Lampung Timur — Penantian panjang masyarakat Way Bungur akhirnya mendapat jawaban. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggono turun langsung meninjau Jembatan Way Bungur atau Jembatan Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (5/2/2026), menyusul viralnya kondisi warga dan pelajar yang terpaksa menyeberangi sungai menggunakan getek karena ketiadaan jembatan.
Kunjungan Menteri PU tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang telah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan jembatan penghubung antarwilayah yang vital bagi aktivitas sosial dan ekonomi.
Dody menegaskan, kehadirannya merupakan perintah langsung Presiden RI Prabowo Subianto, yang memberi perhatian khusus setelah mengetahui kondisi warga dari video viral di media sosial.
“Saya hari ini ke sini sesuai arahan Pak Presiden. Saya ditelepon Pak Seskab kemarin pagi. Pak Presiden mengetahui kondisi ini karena banyak keluhan masyarakat dan video yang viral. Kalau sudah seperti ini, pemerintah harus hadir secara komprehensif,” ujar Dody di lokasi.
Ia mengungkapkan, proyek jembatan tersebut telah mangkrak selama bertahun-tahun dan ternyata tidak hanya menyisakan persoalan infrastruktur, tetapi juga problem hukum dan kondisi sungai.
“Ini sudah berapa tahun mangkrak, mungkin delapan atau sepuluh tahun. Awalnya saya pikir hanya masalah jembatan, ternyata ada masalah hukum dan persoalan sungainya juga. Semua itu harus dibereskan,” tegasnya.
Menindaklanjuti temuan di lapangan, Dody langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat merancang pembangunan jembatan permanen, agar persoalan akses masyarakat segera teratasi.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian serius terhadap aspirasi warga Way Bungur.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan jajaran. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya pembangunan Jembatan Way Bungur mendapat perhatian serius,” ujar Ela.
Menurut Ela, keberadaan Jembatan Way Bungur memiliki nilai strategis sebagai penghubung antarwilayah, sekaligus penopang utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial masyarakat.
Kunjungan Menteri PU tersebut menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mengakhiri penderitaan warga akibat terputusnya akses, sekaligus menjadi simbol hadirnya negara dalam menjawab persoalan dasar masyarakat di daerah. (Pung).






