Terminal Rajabasa Bakal Direlokasi

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan strategi besar untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan efisiensi transportasi darat menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Salah satu langkah krusial yang disiapkan adalah merelokasi Terminal Tipe A Rajabasa ke lokasi yang lebih strategis, yakni mendekati akses pintu tol Kota Baru. Kebijakan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi transportasi terbaru yang menilai posisi Terminal Rajabasa saat ini perlu dioptimalkan agar terhubung langsung dengan jaringan jalan tol.

Relokasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pergerakan armada bus, memberikan kenyamanan bagi pemudik, sekaligus menekan praktik terminal bayangan yang selama ini menjadi persoalan di lapangan.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026), Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menegaskan relokasi merupakan kebutuhan mendesak.

“Perlunya relokasi Terminal Tipe A Rajabasa mendekat akses pintu tol Kota Baru adalah untuk mengoptimalkan fungsi terminal, mempercepat pergerakan bus, dan meminimalisir terminal bayangan yang selama ini menjadi kendala,” tegasnya di hadapan para pemangku kepentingan.

Rakor tersebut dipimpin Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, serta Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar. Hadir pula jajaran Forkopimda, pejabat tinggi Kementerian Perhubungan, dan kepala daerah kabupaten/kota se-Lampung.

Pemindahan terminal ini ditargetkan mampu menyaring kendaraan umum agar langsung masuk ke jalur cepat tol tanpa harus terhambat kemacetan di jalan arteri kota. Integrasi dengan pintu tol Kota Baru juga diprediksi meningkatkan efisiensi waktu tempuh secara signifikan, terutama saat puncak arus mudik dan balik Lebaran. (dbs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *