Bandar Lampung – Puluhan siswa SMK Nurul Iman Pesawaran mengasah kreativitas desain media promosi dalam kegiatan kunjungan industri ke Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran langsung bersama Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) guna memperluas wawasan di bidang industri kreatif.
Ketua Prodi DKV Darmajaya, Ade Moussadecq, M.Sn, hadir sebagai pemateri utama. Dalam sesi pembekalan, ia memaparkan proses kreatif perancangan desain media promosi, mulai dari riset ide, menentukan target audiens, menyusun konsep visual, hingga membangun komunikasi visual yang efektif dan persuasif.
“Desain media promosi bukan sekadar tampilan menarik, tetapi bagaimana pesan mampu memengaruhi audiens dan memperkuat citra sebuah brand,” jelas Ade di hadapan siswa yang antusias mengikuti diskusi dan praktik singkat.
Tak hanya menerima materi, para siswa juga berkesempatan melihat langsung lingkungan kampus dan fasilitas penunjang pembelajaran. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memotivasi mereka untuk terus mengembangkan kreativitas sekaligus membuka wawasan melanjutkan pendidikan di bidang desain dan industri kreatif.
Kepala SMK Nurul Iman Pesawaran, Syahid Robani, S.Pd.I, yang diwakili Abdurahman Yusuf, menyampaikan bahwa kunjungan industri merupakan bagian dari strategi sekolah dalam menyelaraskan kompetensi siswa dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami ingin siswa tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga memahami praktik dan perkembangan industri secara nyata,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SMK Nurul Iman Pesawaran dan IIB Darmajaya sebagai penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
MoU tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Darmajaya, Sutedi, S.Kom., MTI, yang diwakili Direktur Direktorat Humas, Kerja Sama, dan Pemasaran (HKP), Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., M.M., bersama perwakilan pihak sekolah.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi, sekaligus mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di industri kreatif masa depan. (*).






