Bandar Lampung – KPU Provinsi Lampung mengikuti Rapat Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh KPU RI melalui zoom meeting, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini diikuti Anggota KPU Provinsi Lampung Ervhan Jaya bersama jajaran Sekretariat, Kepala Bagian Perencanaan Data dan Informasi, Subbagian Data dan Informasi, admin/operator Sidalih, serta diikuti KPU kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Rapat dibuka oleh Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI, Betty Epsilon Idroos. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa PDPB 2026 menjadi momentum penting untuk memastikan kualitas data pemilih tetap terjaga secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan tindak lanjut terhadap data ganda, data invalid, dan data tidak padan dilakukan secara komprehensif. Akurasi dan validitas data pemilih harus dijaga dalam setiap proses pemutakhiran, baik perubahan data, pemilih baru, maupun pemilih tidak memenuhi syarat (TMS),” tegas Betty Epsilon Idroos.
Ia juga menekankan pentingnya aspek keamanan dan perlindungan data pribadi dalam pengelolaan data pemilih. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu sangat ditentukan oleh kualitas dan integritas data yang dikelola.
“Keamanan data dan perlindungan data pribadi menjadi prioritas. Data pemilih yang berkualitas dan terpercaya adalah fondasi utama penyelenggaraan pemilu yang berintegritas,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Lampung Ervhan Jaya menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan KPU RI dengan melakukan pencermatan dan pemutakhiran data secara menyeluruh di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
“PDPB bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi komitmen kami menjaga hak konstitusional warga negara. Data yang akurat akan memastikan tidak ada pemilih yang kehilangan hak pilihnya,” ujar Ervhan Jaya.
Menurutnya, sinergi antara KPU provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam menjaga konsistensi serta kualitas pemutakhiran data. Optimalisasi pemanfaatan Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) juga terus diperkuat guna mendukung proses verifikasi dan sinkronisasi data.
Rapat persiapan ini menjadi langkah awal KPU dalam memastikan proses PDPB 2026 berjalan komprehensif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu di Lampung. (*)






