Bandar Lampung – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Lampung menggelar Training of Referee di Hotel Horison Bandar Lampung, Sabtu (28/02/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 1 Maret 2026 ini menjadi langkah strategis menyiapkan perangkat pertandingan profesional guna mengawal kompetisi domino di Bumi Ruwa Jurai.
Pelatihan tersebut diikuti perwakilan Pengurus Cabang (Pengcab) dari Bandar Lampung, Pesawaran, Lampung Utara, Tulang Bawang, Lampung Tengah, dan Lampung Timur. Fokus utama kegiatan adalah membekali peserta dengan regulasi, teknik perwasitan, serta standar kompetisi domino tingkat nasional.
Ketua Pengprov ORADO Lampung, Budhi Darmawan, menegaskan ORADO hadir untuk mendorong domino naik kelas dari sekadar permainan rakyat menjadi olahraga prestasi yang terstruktur dan profesional.
“Dengan Training of Referee yang diikuti Pengcab dari berbagai kabupaten/kota, ORADO Lampung siap menggelar kompetisi domino hingga ke tingkat kabupaten/kota. Kita ingin domino benar-benar dikelola secara profesional,” ujarnya.
Menurut Budhi, keberadaan wasit yang kompeten menjadi fondasi utama agar setiap turnamen berjalan adil, tertib, dan sesuai regulasi resmi.
Sementara itu, Pengurus Pusat ORADO, Fahrizal, menyampaikan bahwa sebagai cabang olahraga baru yang dideklarasikan pada Januari 2026 lalu, ORADO bergerak cepat membangun struktur organisasi, menyiapkan atlet, serta mencetak wasit bersertifikat di berbagai provinsi.
“Sebagai salah satu cabang olahraga prestasi, ORADO mempersiapkan aturan kompetisi, wasit, dan atlet di seluruh Indonesia,” kata Fahrizal.
Ia menambahkan, domino kini bukan lagi sekadar permainan tradisional, tetapi telah diakui sebagai cabang olahraga prestasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, dan KOI. Pengakuan tersebut menjadi momentum penting bagi daerah untuk segera membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.
Dengan digelarnya Training of Referee ini, ORADO Lampung menegaskan komitmennya menjadi pelopor pembinaan domino modern di tingkat daerah, sekaligus membuka jalan menuju kejuaraan resmi yang terstruktur dan berjenjang. (*)






