Kegiatan Syiar Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Taqwa Kota Metro menjadi momentum memperkuat keimanan, kepedulian sosial, serta kebersamaan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Penutupan rangkaian kegiatan yang berlangsung Kamis (12/3) itu dihadiri Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.
Ketua TP PKK Kota Metro sekaligus panitia pelaksana kegiatan, Eni Sumiyati Bambang, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Syiar Ramadan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Metro Nomor 400.8.2.3-126 Tahun 2026 tentang Pembentukan Panitia Bersama Syiar Ramadan 1447 H.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.
“Selain meningkatkan spiritualitas dan ibadah selama Ramadan, kegiatan ini juga untuk mensyiarkan ajaran Islam serta menghidupkan suasana Ramadan yang positif di tengah masyarakat,” ujar Eni.
Selama pelaksanaan Syiar Ramadan, panitia menggelar sejumlah kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Di antaranya pembagian takjil sebanyak 400 kotak setiap hari dengan melibatkan 33 pelaku UMKM, pengajian Ramadan dua kali dalam sepekan, serta bazar sembako dan penjualan pakaian layak pakai di lima kecamatan se-Kota Metro secara bergilir.
Selain itu, panitia juga menyediakan makan sahur bagi peserta iktikaf sebanyak 6.000 porsi selama 10 hari terakhir Ramadan dengan harga Rp15 ribu per porsi.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan pembagian 2.500 paket bingkisan Ramadan yang disalurkan kepada jamaah pengajian, ojek online, tukang becak, hingga masyarakat yang membutuhkan.
Total dana yang berhasil dihimpun panitia dari infak dan donasi masyarakat mencapai Rp207 juta lebih, yang digunakan untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan Syiar Ramadan.
Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa penutupan Syiar Ramadan menjadi momen istimewa bagi masyarakat Kota Metro setelah hampir sebulan menjalani ibadah di bulan suci.
“Ramadan adalah bulan di mana hati kita dilatih untuk lebih lembut, tangan kita dilatih untuk lebih ringan berbagi, dan jiwa kita dilatih untuk lebih dekat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Bambang.
Ia mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang digelar selama Ramadan, mulai dari pembagian takjil hingga bazar sembako, yang dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat.
Menurutnya, bingkisan Ramadan yang dibagikan kepada ribuan warga bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga simbol kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Sesungguhnya Islam mengajarkan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” katanya.
Bambang berharap seluruh rangkaian kegiatan Syiar Ramadan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta membawa keberkahan bagi Kota Metro. (dbs).






