SUGAR Group Companies (SGC) membuka peluang kerja bagi 30 ribu lebih warga masyarakat Lampung melalui program tebang ikat harian. Selain bisa mendapatkan gaji hingga 3,6 juta per bulan, juga diberikan fasilitas program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja, disiapkan peralatan kerja golok dengan sistem pinjam pakai hingga diberikan uang transportasi Rp20.000 per hari.

Meski peluang kerja tersebut diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Lampung, diakunya pihak SGC baru melakukan sosialisasi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah dan Tulangbawang Barat. Secara bertahap sosialisasi akan terus dilakukan untuk memperluas jangkauan.
Menurut perwakilan SGC Ir. Sulis Prapto, sosialisasi bertujuan memberikan informasi bahwa SGC membuka peluang kerja melalui kemitraan dengan perusahaan di sektor perkebunan tebu tersebut. Masyarakat diperkenalkan dengan sejumlah posisi pekerjaan yang tersedia, antara lain: operator grab loader, operator traktor, mill boiler, process house, serta tenaga penebang tebu dengan sistem tebang ikat harian.
Setiap kali menggelar sosialisasi Ir, Sulis Prapto menjelaskan menjelaskan potensi penghasilan pekerja tebang ikat harian. Estimasi pendapatan mencapai Rp121.909 per hari. Jika bekerja 25 hari dalam sebulan, pekerja dapat memperoleh sekitar Rp3.047.725 dan jika bekerja selama 30 hari, penghasilan dapat mencapai sekitar Rp3.657.270 per bulan.
Ditambahkan. pihak perusahaan juga menyediakan sejumlah fasilitas bagi pekerja tebang ikat harian, antara lain BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja, peralatan kerja berupa golok yang disediakan perusahaan dengan sistem pinjam pakai. Pihak perusahaan juga memberikan uang transportasi Rp20.000 per hari, dibayarkan setiap pekan kepada pemilik kendaraan atau penanggung jawab rombongan pekerja.
Dijelaskan, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pelamar meliputi sehat jasmani dan rohani, usia maksimal 45 tahun, memiliki nomor WhatsApp aktif, serta memenuhi ketentuan lain sesuai posisi pekerjaan yang dilamar.
Masyarakat yang hadir di setiap sosialisasi tampak antusias mengikuti sosialisasi. Mereka juga diberikan kesempatan bertanya terkait mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga sistem kerja yang akan dijalankan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan warga masyarakat Lampung memperoleh informasi yang jelas tentang peluang kerja, sekaligus membuka akses lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat di Lampung. (dbs).






