Jelang Lebaran, Gubernur dan Sekdaprov Tunaikan Zakat

Diharapkan Beri Manfaat bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menunaikan zakat fitrah dan zakat mal di Mahan Agung, rumah dinas Gubernur Lampung, Senin (16/3).

Penunaian zakat tersebut menjadi ajakan kepada masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal berharap zakat yang ditunaikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang perayaan Idulfitri.

Menurutnya, zakat merupakan kewajiban umat Muslim sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap sesama.

Selain itu, Mirza juga mengingatkan peran strategis Provinsi Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari Pulau Jawa. Karena itu, ia mengimbau pengurus masjid di sepanjang Jalur Lintas Sumatra agar membuka masjid selama 24 jam sebagai tempat singgah bagi para pemudik.

“Kita masyarakat Lampung sebagai daerah yang menjadi jalur lintasan para pemudik dari Jawa ke Sumatera harus menjadi tuan rumah yang baik. Mari kita layani para pemudik dan musafir ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Mirza.

Ia menjelaskan, program membuka masjid sebagai tempat singgah bagi pemudik tersebut bukan pertama kali dilakukan. Program tersebut telah dilaksanakan sejak tahun sebelumnya dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Tahun lalu juga sudah dilakukan. Banyak masjid yang dibuka, bahkan ada yang menyiapkan makanan dan minuman bagi para pemudik,” katanya.

Gubernur juga mengapresiasi para pengurus masjid dan masyarakat yang secara sukarela menyediakan makanan serta minuman bagi para musafir yang melintas di wilayah Lampung.

Selain mengajak masyarakat melayani pemudik, Mirza juga mengingatkan umat Muslim untuk menunaikan kewajiban zakat, khususnya zakat mal, melalui Badan Amil Zakat Nasional agar dapat disalurkan secara tepat kepada delapan golongan penerima zakat atau asnaf.

“Zakat dapat disalurkan kepada yang berhak menerima, yaitu delapan asnaf, dan bisa membantu terutama saudara-saudara kita ketika mau Lebaran ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mirza juga mengungkapkan kekagumannya terhadap tingginya semangat masyarakat Lampung dalam menjalankan ibadah selama Ramadan, terutama kegiatan iktikaf di berbagai masjid.

Ia menyebutkan antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, sangat tinggi dalam mengikuti iktikaf pada malam-malam ganjil Ramadan. Di Masjid Al-Bakrie misalnya, tercatat sekitar 1.500 jamaah mengikuti iktikaf pada malam ke-25 Ramadan.

Menurut Mirza, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan umat Muslim di Lampung menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan serta berupaya menghidupkan malam-malam Ramadan melalui kegiatan ibadah di masjid. (dbs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *