Pemerintah Provinsi Lampung kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan puluhan pejabat di lingkungan Pemprov Lampung, Selasa (31/3).
Pelantikan yang berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur tersebut mencakup 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 3 Pejabat Administrator, serta 12 Pejabat Fungsional, berdasarkan sejumlah keputusan gubernur.
Adapun lima pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Achmad Saefulloh sebagai Kepala Badan Kesbangpol, Senen Mustakim sebagai Kepala Dinas Kehutanan, Yayan Ruchyansah sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Slamet Riadi sebagai Kepala Dinas PMDT, serta Saipul sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang dibacakan Sekdaprov, ditegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kapasitas kelembagaan.
“Pelantikan dan mutasi pejabat di lingkungan instansi pemerintah adalah bagian dari dinamika kehidupan organisasi. Hal ini dilakukan dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier,” ujar Marindo saat membacakan sambutan.
Gubernur menekankan bahwa pejabat yang dilantik memegang peranan krusial sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Mereka diharapkan mampu mengakselerasi pencapaian visi besar daerah.
“Kehadiran saudara-saudara di posisi yang baru ini adalah untuk menjadi mesin penggerak utama dalam mewujudkan visi Provinsi Lampung, yaitu Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Secara khusus, pejabat tinggi pratama diminta bertransformasi menjadi pemecah masalah atau problem solver. Mereka tidak hanya dituntut melaporkan persoalan, tetapi juga menghadirkan solusi inovatif serta menciptakan iklim kerja yang produktif.
Sementara itu, pejabat administrator dan fungsional didorong untuk memangkas birokrasi yang berbelit serta meningkatkan kualitas layanan publik melalui penguatan kompetensi teknis.
Menutup arahannya, Gubernur mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya secara administratif tetapi juga secara moral.
“Segera beradaptasi dan berikan kontribusi nyata bagi kemajuan Lampung,” pesan Gubernur.
Pelantikan ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemprov Lampung dalam mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah tuntutan pembangunan yang semakin dinamis.






