Kejar Sport Center, Pemprov Gandeng PTPN dan BPN, Lahan 170 Hektare Dikebut

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung tancap gas menyiapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional XXIII 2032 dengan mempercepat pembangunan Lampung Sport Center.

Langkah strategis dilakukan melalui koordinasi intensif bersama PTPN I Regional 7 dan Badan Pertanahan Nasional terkait penyediaan lahan yang menjadi kunci utama proyek tersebut.

Percepatan ini dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1/4/2026).

“Penyediaan lahan harus segera dituntaskan agar tahapan pembangunan bisa berjalan. Ini energi positif bagi kita untuk percepatan,” tegas Marindo.

Lampung Sport Center direncanakan berdiri di atas lahan seluas 170 hektare di kawasan strategis dekat exit tol Kota Baru. Lahan tersebut merupakan aset PTPN I Regional 7 yang kini tengah diajukan untuk dilepas melalui mekanisme pengadaan tanah dengan skema ganti rugi.

Marindo menekankan, status lahan harus segera dinyatakan clear and clean melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) lintas instansi agar pembangunan fisik dapat segera dimulai.

“Lampung sedang menghadapi lompatan besar sebagai tuan rumah PON. Dukungan pemerintah pusat juga sudah ada, sehingga kesiapan lahan menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi demi menyukseskan pembangunan infrastruktur olahraga berskala nasional tersebut.

Keberadaan Sport Center tidak hanya diproyeksikan sebagai arena utama PON 2032, tetapi juga sebagai pusat kegiatan olahraga dan event nasional yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan percepatan ini, Lampung menegaskan keseriusannya menjadi tuan rumah yang siap, sekaligus memperkuat posisi sebagai destinasi event olahraga nasional di masa depan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *