Peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Badan Pengawas Pemilihan Umum menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen menjaga kualitas demokrasi di tengah dinamika politik yang semakin kompleks.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Naldi Rinara S. Rizal, menyampaikan apresiasi atas peran Bawaslu selama hampir dua dekade dalam mengawal proses demokrasi, khususnya di Provinsi Lampung.
“Selamat Ulang Tahun ke-18 untuk Bawaslu. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi kita. Integritas adalah kunci, dan pengawasan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Naldi, Kamis (9/4).
Ia menegaskan, keberadaan Bawaslu tidak hanya sebagai lembaga pengawas pemilu, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi yang jujur dan adil.
“Bawaslu harus terus menjadi mata dan telinga bagi keadilan di negeri ini. Dengan pengawasan yang kuat, kita bisa memastikan setiap suara rakyat benar-benar terlindungi,” tambahnya.
Menurutnya, momentum HUT ke-18 ini juga menjadi refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sistem demokrasi secara bersama-sama, terutama menjelang agenda politik ke depan.
Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung tugas pengawasan pemilu, mengingat tantangan ke depan semakin kompleks, termasuk perkembangan teknologi informasi dan potensi pelanggaran di ruang digital.
Selama 18 tahun, Bawaslu dinilai telah menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pemilu yang transparan dan akuntabel. Ke depan, lembaga ini diharapkan semakin adaptif serta mampu menjawab tantangan zaman.
“Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan demokrasi,” pungkas Naldi.
Dengan semangat penguatan integritas dan kolaborasi, peringatan ini menjadi pengingat bahwa demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud melalui sinergi antara penyelenggara, pengawas, dan masyarakat. (cah).






