Bagikan Bantuan, Bersihkan Rumah Warga Terdampak
BANDAR LAMPUNG – Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung memantik aksi cepat berbagai elemen. Badan Tanggap Bencana Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya bersama Badan Tanggap Bencana DPD PAN Kota Bandar Lampung turun langsung membantu warga terdampak, Rabu (15/4/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut dipusatkan di Jalan Ridwan Rais, Gang H. Syarif, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian—salah satu titik terdampak cukup parah.
Tim dari IIB Darmajaya dipimpin Rizki Mupty Pratama, S.E., M.M., sementara tim PAN Kota Bandar Lampung dipimpin Mulyadi Piliang. Mereka bahu-membahu menyalurkan bantuan sekaligus melakukan kerja bakti membersihkan rumah warga yang terdampak banjir.
“Ini bentuk keprihatinan kami atas musibah yang dialami masyarakat. Kami hadir dengan bantuan makanan, obat-obatan, sekaligus melakukan kegiatan bersih-bersih,” ujar Rizki.
Ia menegaskan, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa masyarakat tidak sendiri menghadapi bencana. “Kami ingin warga merasa didampingi. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban dan mempercepat pemulihan,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Mulyadi Piliang. Ia menuturkan, kader PAN turut terpanggil untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. “Kami berharap kehadiran kami bersama Darmajaya bisa membantu dan mengurangi kesulitan warga,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc., mengungkapkan keprihatinannya atas banjir yang terjadi sejak Selasa malam (14/4/2026). Ia memastikan kader PAN siaga membantu warga terdampak.
“Kami hadir untuk membantu, baik melalui aksi bersih-bersih maupun penyaluran bantuan. Ini bagian dari kepedulian nyata kepada masyarakat,” ujarnya.
Firmansyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi bencana. “Semoga musibah ini menjadi penguat kebersamaan dan mendorong solusi agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Aksi kolaboratif ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah bencana, semangat kebersamaan dan kepedulian tetap hadir, memberi harapan bagi warga untuk bangkit kembali. (*).






