OJK Lampung Kukuhkan Bunda SICANTIKS, Dorong Literasi Keuangan Syariah

Oplus_16908288

Pringsewu – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Pringsewu memperkuat peran perempuan dalam literasi dan inklusi keuangan melalui program SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah) yang digelar di Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Selasa (14/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan pengukuhan Bunda SICANTIKS kepada Rahayu Riyanto Pamungkas selaku Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu. Program ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendorong peningkatan pemahaman keuangan, khususnya bagi perempuan sebagai pilar utama keluarga.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara OJK dan pemerintah daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

“Program SICANTIKS ini kami fokuskan untuk meningkatkan literasi keuangan perempuan, karena mereka adalah pilar utama dalam keluarga. Dengan semangat perempuan hebat, keuangan sehat, keluarga kuat, kami menyasar ibu rumah tangga, penceramah, hingga pimpinan majelis taklim,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung, Nurul Fahri, menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai bagian dari target pembangunan daerah.

“Literasi keuangan bukan hanya kebutuhan individu, tetapi juga menjadi target pembangunan daerah. Masyarakat harus memahami instrumen investasi sesuai profil risiko dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak,” jelasnya.

Bupati Pringsewu, Haji Riyanto Pamungkas, dalam sambutannya mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap investasi ilegal yang marak terjadi, terutama di era digital.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan imbal hasil tinggi yang tidak wajar. Literasi digital sangat penting agar masyarakat mampu mengenali dan menghindari investasi bodong,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat UMPRI ini juga diisi dengan edukasi keuangan syariah serta penyerahan simbolis rekening efek dan saldo gratis kepada peserta. Mengusung slogan “Cerdas Hindari Investasi Bodong & Mulai Investasi Legal di Pasar Modal”, program ini diharapkan mampu memperluas inklusi keuangan di kalangan perempuan.

Melalui sinergi berkelanjutan, OJK dan pemerintah daerah menargetkan program SICANTIKS dapat direplikasi di berbagai wilayah, sehingga semakin banyak perempuan yang memiliki pemahaman keuangan yang baik demi mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *