Nakhodai Golkar Tubaba

Estafet kepemimpinan Partai Golkar di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai resmi berpindah tangan. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) IV yang berlangsung di Pondok Pesantren Assalam, Tumijajar, Minggu (3/5), Putrajaya Umar ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Tulang Bawang Barat (Tubaba) periode 2026–2031.

Putrajaya terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya kandidat yang dinyatakan lolos verifikasi ketat dari tim penjaringan. Ia menggantikan posisi Herwanda, politisi senior asal Panaragan yang telah menuntaskan masa baktinya memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.

Sinyal kemenangan Putrajaya sejatinya sudah terendus sejak masa pendaftaran calon pada 25–27 April lalu. Meski sempat muncul nama Edi Ismanto dan Sularno dalam bursa pencalonan, namun hanya Putrajaya yang berhasil memenuhi seluruh berkas persyaratan hingga tahap akhir.

Kecepatan pergerakan politik Putrajaya juga menjadi sorotan. Saat pendaftaran, ia hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam untuk mengambil sekaligus mengembalikan formulir, sebuah langkah yang dinilai sebagai simbol kesiapan penuh untuk memimpin Golkar Tubaba.

Putrajaya Umar menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan fokus pada penguatan konsolidasi internal partai dan kedekatan dengan masyarakat.

“Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya akan fokus memperkuat konsolidasi kader hingga tingkat akar rumput agar Partai Golkar semakin solid dan dipercaya masyarakat,” ujar Putrajaya Umar usai ditetapkan sebagai ketua.

Ia juga menekankan pentingnya kerja kolektif dalam menghadapi agenda politik ke depan.

“Kemenangan dan kejayaan partai tidak bisa dikerjakan sendiri. Kita harus bergerak bersama, membangun kekompakan, dan memperkuat peran partai di tengah masyarakat,” tambahnya.

Putrajaya Umar dikenal sebagai politisi berpengalaman. Sebelum bergabung dengan Partai Golkar pada 2022, ia pernah berkarier di Partai Gerindra dan menjabat sebagai anggota DPRD periode 2014–2019. Ia sempat gagal mempertahankan kursi pada Pemilu 2019, namun kembali bangkit dan terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung pada Pemilu 2024 dari daerah pemilihan Tubaba, Tulang Bawang, dan Mesuji.

Dengan kepemimpinan baru ini, Partai Golkar Tubaba diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan elektabilitas menjelang agenda politik ke depan. (dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *