Lampung Selatan — Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang di perairan selatan Sumatra, wilayah Lampung Selatan. Korban diketahui bernama M. Zaki (22), yang diduga terjatuh dari kapal nelayan saat dalam pelayaran menuju Jakarta.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan kejadian tersebut pada Senin (4/5) pukul 16.22 WIB dari pihak pemilik kapal KM Bintang Asia II. Peristiwa bermula saat kapal berada dalam perjalanan pulang usai melakukan aktivitas penangkapan ikan di perairan Samudra Hindia.
Sekitar pukul 04.00 WIB, di kawasan perairan sekitar Krakatau, korban diketahui tidak lagi berada di atas kapal. Awak kapal sempat melakukan pencarian dan pemanggilan, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Lampung langsung mengoordinasikan operasi bersama unsur Basarnas Banten, Ditpolairud Polda Lampung, Lanal Lampung, VTS Panjang, serta SROP Bakauheni untuk memperluas upaya pencarian.
Memasuki hari kedua operasi, Selasa (5/5), tim SAR gabungan melakukan penyisiran di area pencarian seluas sekitar 20 nautical mile persegi dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) serta peralatan deteksi bawah air dan penyelaman.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang diwakili Capt KN SAR Basudewa Muhammad Fadli menyampaikan bahwa hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan.
“Tim SAR gabungan sudah melakukan penyisiran secara maksimal di sekitar lokasi kejadian, namun hasilnya masih nihil. Operasi akan dilanjutkan kembali besok pagi sesuai rencana,” ujarnya.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan ringan, yang menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Meski demikian, seluruh unsur SAR memastikan operasi tetap dilanjutkan hingga korban ditemukan. (*)






