Lampung Utara — Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung masih melanjutkan upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Abung Way Rarem, wilayah Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara.
Korban diketahui bernama Aminudin (50), warga Abung Barat. Ia diduga tenggelam saat mencari ikan di sekitar Bendungan Way Rarem pada Minggu (4/5).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui keluarga korban setelah menemukan sepeda motor dan sebilah golok milik korban di tepi sungai sekitar pukul 18.00 WIB, sementara korban tidak ditemukan di lokasi. Kejadian kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian dan diteruskan ke Basarnas Lampung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang diwakili Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, menjelaskan bahwa laporan diterima pada Selasa (5/5) dini hari. Tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Tim berangkat pukul 04.40 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.44 WIB, kemudian langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta melakukan assessment awal,” ujarnya.
Operasi pencarian dilakukan dengan metode penyelaman di sekitar titik kejadian dengan kedalaman sekitar empat meter, serta penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet dan peralatan pendukung lainnya.
Namun hingga Selasa sore sekitar pukul 17.33 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan kemudian menghentikan sementara operasi pencarian dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (6/5) pukul 08.00 WIB sesuai rencana operasi hari kedua.
Sejumlah kendala turut dihadapi di lapangan, mulai dari akses lokasi yang berlumpur akibat hujan hingga kondisi sungai yang dipenuhi eceng gondok tebal yang menyulitkan proses penyelaman.
Operasi SAR melibatkan personel Pos SAR Tulang Bawang, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Utara, serta masyarakat setempat. Sejumlah peralatan juga dikerahkan, termasuk perahu karet, alat selam, aqua eye, serta perangkat komunikasi dan keselamatan.
Basarnas mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan guna mencegah kejadian serupa. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilanjutkan. (***)






