Universitas Lampung (Unila) resmi merekomendasikan dr. Yulita Tricia, M.K.M sebagai calon Direktur Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) untuk periode 2026, setelah melalui rangkaian seleksi ketat dan berlapis.
Penetapan tersebut diumumkan berdasarkan pengumuman resmi Nomor: 5493/DST/UN26/KP.00.01/2026 yang merujuk pada hasil rapat panitia seleksi. Dalam proses itu, hanya satu nama yang dinilai memenuhi seluruh kriteria strategis untuk memimpin rumah sakit pendidikan milik kampus.
Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara objektif dan profesional dengan mempertimbangkan rekam jejak, kemampuan manajerial, serta kepemimpinan di sektor layanan kesehatan.
“Penilaian dilakukan secara objektif dan profesional dengan melihat berbagai aspek strategis yang dibutuhkan rumah sakit pendidikan,” ujarnya, Senin (4/5).
RSPTN Unila memiliki peran ganda yang krusial, yakni sebagai penyedia layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus sebagai pusat pendidikan klinis bagi mahasiswa, khususnya di bidang kedokteran. Karena itu, posisi direktur dinilai sangat menentukan arah pengembangan institusi ke depan.
Dengan rekomendasi ini, Unila berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat kualitas layanan medis, sekaligus mendorong peningkatan fungsi akademik dan daya saing rumah sakit di tingkat regional maupun nasional.
Selain itu, pihak universitas juga menegaskan bahwa ruang koreksi tetap terbuka apabila di kemudian hari ditemukan kekeliruan dalam pengumuman, sesuai dengan prosedur administrasi yang berlaku. (dbs).






