Polisi Ditembak Begal, BM PAN Desak Polda Sikat Komplotan Curanmor hingga ke Akar

BANDARLAMPUNG — Aksi brutal komplotan begal yang menembak mati anggota polisi di Labuhanratu, Bandarlampung, memantik kecaman keras dari Dewan Pimpinan Wilayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Lampung. Organisasi kepemudaan itu mendesak aparat bertindak tegas dan terukur memburu seluruh jaringan pelaku hingga ke akar-akarnya.

Insiden berdarah yang menewaskan Brigadir AS, anggota Polda Lampung, terjadi saat aparat memergoki aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Labuhanratu, Sabtu (9/5) sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa itu dinilai menjadi sinyal bahaya meningkatnya eskalasi kriminalitas bersenjata di Lampung.

Ketua DPW BM PAN Lampung, Naufal A. Caya, menegaskan tindakan pelaku yang berani menggunakan senjata api terhadap aparat penegak hukum merupakan bentuk perlawanan terbuka terhadap negara.

“Kami menyampaikan rasa simpati mendalam dan doa terbaik bagi anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas. BM PAN Lampung berdiri bersama Polda Lampung dalam upaya pemberantasan curanmor dan begal yang selama ini menjadi teror masyarakat di Bumi Ruwa Jurai,” ujar Naufal.

Akademisi Universitas Tulang Bawang itu menilai aparat harus bergerak cepat memburu seluruh pelaku dan membongkar jaringan kriminal yang diduga telah terorganisir.

Menurutnya, penembakan terhadap aparat menjadi bukti bahwa peredaran senjata api rakitan di kalangan pelaku kriminal semakin masif dan mengkhawatirkan. Karena itu, BM PAN meminta kepolisian tidak hanya fokus menangkap pelaku curanmor, tetapi juga memutus rantai produksi dan distribusi senjata api ilegal di Lampung dan wilayah sekitarnya.

BM PAN juga meminta pemerintah daerah memperkuat fasilitas keamanan publik, mulai dari penerangan jalan hingga pemasangan kamera pengawas di titik rawan kriminalitas.

“Kami mengingatkan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota agar serius memperbaiki fasilitas keamanan publik serta menyelesaikan persoalan sosial-ekonomi yang kerap memicu tingginya angka kriminalitas,” tegasnya.

BM PAN Lampung turut mengajak masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat penegak hukum. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *