Bersinar di Panggung Pageant

Sosok Dwi Lestari mencuri perhatian publik Lampung. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa keperawatan Universitas Dharma Wacana dan praktik klinik di RSUD Abdul Moeloek, ia berhasil menembus ajang bergengsi Mister Miss Lampung Ambassador 2026.

Perempuan muda itu menjadi simbol generasi baru yang mampu menyeimbangkan dunia akademik, pengabdian kesehatan, dan impian di panggung pageant.

Bagi Dwi, dunia modeling bukan sekadar soal penampilan, melainkan ruang untuk membangun karakter, disiplin, dan keberanian tampil di depan publik.

“Obsesi saya adalah menjadi seseorang dengan karakter yang kuat dan terus berkembang di setiap kesempatan,” ujarnya.

Kecintaan terhadap dunia fashion sebenarnya telah tumbuh sejak kecil. Namun, Dwi mengaku baru berani menyuarakan impiannya ketika dewasa. Dengan modal tekad dan minat kuat, ia memulai semuanya dari nol dan mempelajari dunia modeling secara bertahap.

“Saya mulai dari dasar, sedikit demi sedikit mempelajari dunia modeling meskipun merasa masih banyak yang harus digali,” katanya.

Keputusan mengikuti Mister Miss Lampung Ambassador 2026 menjadi tantangan besar sekaligus pengalaman pertamanya tampil di ajang tingkat provinsi. Dari kompetisi tersebut, Dwi mengaku mendapatkan banyak pelajaran tentang relasi, budaya, dan pengembangan diri.

Tak hanya dikenal anggun di atas runway, Dwi juga memiliki deretan prestasi akademik dan nonakademik. Sejak sekolah dasar, ia tercatat sebagai juara bertahan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan konsisten meraih prestasi di kelas.

Kemampuannya pun beragam, mulai dari pencak silat, tari, master of ceremony (MC), hingga kreativitas mendaur ulang limbah menjadi karya seni seperti hiasan dinding dari daun pisang kering.

Meski aktif di dunia pageant, Dwi tetap fokus menjalankan kewajibannya di bidang kesehatan. Saat ini ia tengah menjalani praktik klinik di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung sebagai bagian dari proses pendidikan keperawatan.

Dwi menyebut dukungan keluarga menjadi energi terbesar dalam menjaga keseimbangan antara karier kesehatan dan impian besarnya di dunia modeling.

Kisah Dwi menjadi gambaran lahirnya generasi muda Lampung yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berani mengejar mimpi tanpa meninggalkan tanggung jawab pendidikan dan pengabdian sosial. (dbs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *