MUHAMMADIYAH BANDARLAMPUNG PACU TRANSFORMASI DIGITAL

102 Pimpinan Cabang-Ranting Ikuti Sosialisasi Satu Data Muhammadiyah

BANDARLAMPUNG — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandarlampung terus memperkuat transformasi digital organisasi melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Satu Data Muhammadiyah serta Pembuatan Rekening Persyarikatan Muhammadiyah tingkat cabang dan ranting se-Kota Bandarlampung, Sabtu (23/5/2026), di SMP Muhammadiyah 3 Bandarlampung.

Kegiatan yang diinisiasi Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) bersama Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PDM Kota Bandarlampung itu diikuti 102 peserta dari unsur pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah se-Kota Bandarlampung.

Program ini menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam membangun tata kelola organisasi modern berbasis data melalui platform digital SatuMu, MASA, dan DOM.

Ketua pelaksana kegiatan, Bahrowi Purbowaseso, mengatakan tingginya partisipasi peserta menunjukkan komitmen kuat Muhammadiyah dalam mendukung percepatan digitalisasi organisasi.

“Peserta yang hadir mencapai 102 orang dari seluruh cabang dan ranting Muhammadiyah se-Kota Bandarlampung. Ini menunjukkan semangat bersama dalam menyukseskan transformasi digital Persyarikatan,” ujarnya.

Ketua MPI PDM Kota Bandarlampung, Dasa Mudia, menegaskan bahwa Satu Data Muhammadiyah merupakan fondasi penting untuk menciptakan sistem organisasi yang tertib, terukur, dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah untuk membangun budaya organisasi yang berbasis data, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” kata Dasa Mudia.

Kegiatan secara resmi dibuka Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Fauzi Fattah. Dalam sambutannya, ia menegaskan transformasi digital merupakan keniscayaan yang harus direspons serius oleh seluruh unsur persyarikatan.

“Data yang valid dan terintegrasi akan menjadi kekuatan besar Muhammadiyah dalam merancang program, menentukan kebijakan, hingga memperluas pelayanan dakwah dan sosial kepada masyarakat,” tegas Fauzi Fattah.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Bandarlampung yang diwakili Sekretaris PDM Kota Bandarlampung, Nur Islam, menilai penguatan data organisasi bukan hanya kebutuhan administrasi, tetapi juga bagian dari strategi dakwah dan pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah.

“Melalui sistem yang tertata dengan baik, Muhammadiyah akan mampu bergerak lebih cepat, tepat sasaran, dan profesional dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan penggunaan platform SatuMu, MASA, dan DOM, termasuk validasi data anggota, tata kelola administrasi digital, hingga mekanisme pengelolaan data organisasi secara berkelanjutan.

Kegiatan juga mendapat dukungan dari Bank Danamon Syariah melalui sosialisasi pembukaan rekening khusus persyarikatan yang terintegrasi dengan sistem e-KTAM untuk pengelolaan iuran anggota secara aman dan transparan.

Selain sesi materi, panitia turut membuka layanan pendaftaran akun MASA dan SatuMu bagi verifikator dan agen dari masing-masing cabang dan ranting Muhammadiyah dengan pendampingan langsung tim teknis.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab terkait implementasi sistem digital Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting. Para peserta berharap program Satu Data Muhammadiyah mampu memperkuat koordinasi organisasi sekaligus mendorong pelayanan Muhammadiyah yang lebih modern, profesional, dan berkelanjutan di masa mendatang. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *