SAR Gabungan Perluas Area Pencarian di Perairan Mesuji, Gelombang Tinggi Jadi Kendala
TULANG BAWANG – Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menemukan Iwan (48), nahkoda kapal nelayan asal Kuala Teladas yang hilang setelah kapal yang ditumpanginya ditabrak kapal tongkang di Perairan Gusung Lebar Luar Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (5/6) sekitar pukul 23.00 WIB saat kapal nelayan yang diawaki tiga orang tengah lego jangkar di perairan Mesuji. Benturan keras dari kapal tongkang yang melintas menyebabkan kapal nelayan rusak dan memaksa seluruh awak kapal melompat ke laut untuk menyelamatkan7 diri.
Dua anak buah kapal (ABK), Awan Setiawan (27) dan Purwasena (19), berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun nahkoda kapal, Iwan, hingga kini belum ditemukan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang menerima laporan kejadian langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang dan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk melakukan operasi pencarian.
Pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tulang Bawang, Polairud Kuala Teladas, TNI AL, serta nelayan setempat telah melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan kapal nelayan di sejumlah titik perairan. Namun pencarian belum membuahkan hasil.
Kondisi cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Selain itu, keterbatasan jaringan komunikasi di wilayah operasi turut menghambat koordinasi selama proses pencarian berlangsung.
Dantim Rescuer SAR Lampung, Sahrudin, mengatakan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur maritim guna memperluas jangkauan pencarian dan mempercepat penemuan korban.
“Hingga akhir pencarian hari kedua, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian pada hari ketiga dengan memperluas area pencarian berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction serta membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU),” ujar Sahrudin.
Menurutnya, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain VTS Panjang, Pos TNI AL Kuala Teladas, Pos Polairud Kuala Teladas Polres Tulang Bawang, Kantor SAR Palembang, serta Kantor SAR Pangkal Pinang untuk memperluas penyebaran informasi dan dukungan operasi di lapangan.
Pencarian hari ketiga yang dimulai Senin (8/6) difokuskan pada perluasan sektor penyisiran sesuai prediksi pergerakan arus dan kemungkinan lokasi korban. Tim berharap kondisi cuaca mendukung sehingga area pencarian dapat dijangkau secara maksimal.
Operasi SAR masih terus berlangsung dengan harapan korban segera ditemukan dan dapat dievakuasi oleh tim gabungan. (*)






