Bocah 5 Tahun Hilang Terseret Arus, SAR Perluas Pencarian di Way Pisang

Hari Kedua Belum Membuahkan Hasil, Tim Gabungan Sisir Sungai hingga 1,3 Kilometer

LAMPUNG SELATAN — Upaya pencarian terhadap Kenji (5), bocah yang dilaporkan terseret arus Sungai Way Pisang di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, terus dilakukan secara intensif. Memasuki hari kedua operasi, Minggu (7/6/2026), Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian hingga radius 1,3 kilometer ke arah hilir sungai. Namun hingga petang, korban belum berhasil ditemukan.

Sejak pagi, operasi pencarian yang dikoordinasikan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung diawali dengan briefing dan pembagian sektor pencarian kepada seluruh personel gabungan. Tim kemudian bergerak menyisir bantaran sungai dengan berjalan kaki, menggunakan perahu karet, serta melakukan penyelaman di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban.

Kondisi medan yang cukup berat menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Banyaknya tumpukan sampah, batang kayu, serta arus sungai yang membawa material membuat pergerakan tim di lapangan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Hingga pukul 09.00 WIB, pencarian belum membuahkan hasil. Tim sempat menghentikan operasi sementara untuk evaluasi lapangan sebelum kembali melanjutkan penyisiran pada siang hingga sore hari.

Komandan Tim Rescuer Pos SAR Bakauheni, Feriansyah, mengatakan seluruh metode pencarian telah dioptimalkan untuk mempercepat penemuan korban.

“Tim SAR Gabungan telah mengerahkan seluruh metode pencarian yang memungkinkan, mulai dari penyisiran darat, pencarian menggunakan perahu karet, hingga penyelaman pada titik-titik yang dicurigai. Kendala utama yang kami hadapi adalah banyaknya tumpukan sampah dan kayu di aliran sungai serta jarak pandang penyelam yang sangat terbatas. Meski demikian, pencarian akan terus kami lanjutkan dan optimalkan pada operasi hari berikutnya,” ujar Feriansyah.

Sepanjang sore, tim gabungan terus melakukan pemantauan dan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus. Namun hingga operasi hari kedua resmi ditutup pukul 17.50 WIB, keberadaan Kenji masih belum diketahui.

Operasi pencarian selanjutnya dijadwalkan kembali berlangsung pada Senin (8/6/2026) dengan strategi perluasan area pencarian dan evaluasi berdasarkan kondisi arus sungai.

Peristiwa hilangnya bocah berusia lima tahun tersebut menyita perhatian warga setempat. Sejumlah masyarakat turut membantu proses pencarian dengan memberikan informasi dan dukungan kepada tim di lapangan.

Operasi SAR hari kedua melibatkan unsur Pos SAR Bakauheni, Damkar Lampung Selatan, Polsek Palas, Koramil Palas, Satpol PP Lampung Selatan, serta masyarakat sekitar. Seluruh unsur berkomitmen melanjutkan upaya pencarian hingga korban ditemukan.

“Pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan harapan korban segera ditemukan dan dapat diserahkan kepada keluarga,” demikian komitmen Tim SAR Gabungan di lokasi operasi. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *