Almuhery Masuk Bursa Ketua Demokrat

Tokoh Senior Demokrat Lampung Siap Bertarung di Musda, Bidik Kebangkitan Partai 2029

Bandarlampung – Bursa pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat Lampung periode 2026–2031 semakin menghangat. Tokoh senior Partai Demokrat Lampung, Almuhery Ali Paksi, resmi ikut meramaikan kontestasi menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2026.

Keseriusannya ditunjukkan dengan pengambilan berkas pendaftaran melalui liaison officer (LO) Heru Iswanto di Kantor DPD Demokrat Lampung, Selasa (16/6).

Almuhery mengaku saat ini tengah fokus menggalang dukungan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sebagai salah satu syarat pencalonan. Menurutnya, rekomendasi dari DPC menjadi bagian penting dalam proses penjaringan calon ketua.

“Rekomendasi proses 20 persen DPC, bukan pemilik suara, hanya persyaratan rekomendasi,” ujar Almuhery saat dikonfirmasi.

Mantan pengurus DPD Demokrat Lampung itu menegaskan, keputusannya maju dilandasi tekad untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Lampung, baik dalam kontestasi legislatif maupun eksekutif pada pemilu mendatang.

Menurutnya, Demokrat harus mampu tampil lebih dekat dengan masyarakat serta menghadirkan program-program yang memberi manfaat nyata bagi warga Lampung.

“Partai Demokrat harus terus hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Lampung,” tegasnya.

Almuhery bukan sosok baru di lingkungan Demokrat Lampung. Pria berusia 59 tahun itu memiliki rekam jejak panjang sebagai pengurus partai sejak 2010 hingga 2023. Selama periode tersebut, ia dipercaya menjabat Kepala Divisi Lingkungan Hidup DPD Demokrat Lampung.

Selain aktif di dunia politik, Almuhery juga dikenal sebagai profesional yang berkecimpung dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan konservasi lingkungan. Pengalaman tersebut menjadi modal yang diyakini mampu memperkuat arah kebijakan partai ke depan.

Munculnya nama Almuhery menambah dinamika persaingan menuju kursi Ketua DPD Demokrat Lampung. Sejumlah kader menilai Musda tahun ini akan menjadi momentum penting untuk menentukan arah perjuangan partai menghadapi agenda politik 2029.

Pengamat politik menilai persaingan dalam Musda Demokrat Lampung tidak hanya soal pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi internal guna memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput.

Dengan bergabungnya Almuhery Ali Paksi dalam bursa pencalonan, peta persaingan menuju kursi orang nomor satu Demokrat Lampung dipastikan semakin menarik. Musda akhir Juni mendatang akan menjadi arena penentuan siapa figur yang dipercaya memimpin Demokrat Lampung selama lima tahun ke depan sekaligus mengembalikan daya saing partai di Bumi Ruwa Jurai. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *