Perkuat Dapur MBG hingga Daerah, Gubernur Mirza Dorong Program Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
BANDAR LAMPUNG – Pengukuhan kepengurusan Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Provinsi Lampung menjadi momentum penting dalam memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat daerah.
Dalam acara yang berlangsung di Bandarlampung, Ketua Umum DPP APPMBGI Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, M.M., M.S., M.Si., IPU., ASEAN Eng. secara resmi melantik DR. Gandhi Liyorba Indra sebagai Ketua DPD I APPMBGI Provinsi Lampung serta mengukuhkan 15 Ketua DPD II APPMBGI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Pengukuhan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, unsur Polda Lampung, Kejaksaan Tinggi Lampung, Kodam II/Sriwijaya, Badan Gizi Nasional (BGN), serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan KDMP sebagai langkah memperkuat sinergi dalam mendukung keberhasilan program makan bergizi di Provinsi Lampung.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberadaan APPMBGI memiliki posisi strategis dalam memastikan pelaksanaan program MBG berjalan efektif, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik hadirnya APPMBGI sebagai mitra strategis. Yang terpenting adalah memastikan kualitas, tata kelola, dan keberlanjutan program makan bergizi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi lokal,” ujar Mirza.
Menurut Gubernur, program MBG tidak boleh hanya dipandang sebagai program bantuan sosial semata, tetapi harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, UMKM, koperasi, dan berbagai pelaku usaha lokal dalam rantai pasok kebutuhan pangan.
Sementara itu, Ketua Umum DPP APPMBGI Abdul Rivai Ras menegaskan bahwa penguatan organisasi hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh dapur MBG di Indonesia memiliki standar pelayanan yang sama.
“Pelantikan DPD I dan DPD II bukan sekadar pembentukan struktur organisasi, tetapi membangun sistem kerja yang profesional agar pelaksanaan dapur makan bergizi dapat berjalan efektif, akuntabel, dan berkelanjutan,” tegas Abdul Rivai.
Ia menambahkan, APPMBGI hadir sebagai wadah koordinasi nasional yang bertugas memperkuat tata kelola, kapasitas pengelola dapur, serta memastikan program MBG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Ketua DPD I APPMBGI Lampung, Gandhi Liyorba Indra, menyatakan pihaknya siap bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi dan membangun kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah.
“Kami siap memperkuat koordinasi dengan seluruh DPD II di kabupaten/kota, meningkatkan kapasitas pengelola dapur, serta memastikan program makan bergizi dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat Lampung,” katanya.
Dengan terbentuknya struktur APPMBGI hingga tingkat daerah, Lampung diharapkan menjadi salah satu provinsi yang mampu mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat ekosistem pangan dan ekonomi kerakyatan berbasis daerah. (*).






