Dua Pelajar Hilang Terseret Arus, Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Pekon Jogyakarta

PRINGSEWU – Tim SAR Gabungan masih berupaya mencari dua remaja yang dilaporkan tenggelam setelah terseret arus deras di aliran Sungai Pekon Jogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (4/7). Hingga pencarian hari pertama berakhir, kedua korban belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui bernama Faris bin Heru (16), pelajar MA Nurul Ulum asal Pekon Kresnomulyo, dan Agam Dino Putra bin Hendi Prayitno (16), pelajar asal Pekon Tegalsari, Kecamatan Gadingrejo.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung melalui Dantim Rescuer M. Ricky Chandra mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Sekretaris Desa Jogyakarta sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian.

“Tim Rescue Basarnas Lampung tiba di lokasi sekitar pukul 16.25 WIB, kemudian langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar lokasi korban diduga tenggelam,” ujar Ricky.

Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 13.00 WIB saat lima remaja berenang di sungai. Tanpa diduga, arus sungai mendadak deras sehingga dua korban terseret ke bagian tengah sungai dan tenggelam.

Salah seorang teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan dengan menarik tubuh korban. Namun derasnya arus membuat upaya penyelamatan gagal dan kedua korban kembali terlepas hingga hilang terbawa arus. Tiga remaja lainnya berhasil menyelamatkan diri dan segera melaporkan kejadian kepada perangkat desa.

Tim SAR Gabungan kemudian melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi menggunakan perahu karet. Namun hingga pukul 18.00 WIB, pencarian belum membuahkan hasil.

“Operasi SAR dihentikan sementara karena kondisi mulai gelap. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Minggu (5/7) pukul 07.00 WIB sesuai rencana operasi hari kedua,” kata Ricky.

Operasi pencarian melibatkan personel Basarnas Lampung, BPBD Kabupaten Pringsewu, Polri, Babinsa, Forum Relawan Rescue Lampung (FRRL), aparat pekon, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Tim SAR Gabungan akan melanjutkan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Pekon Jogyakarta dengan harapan kedua pelajar tersebut segera ditemukan. Doa dan harapan keluarga kini tertuju pada keberhasilan operasi pencarian yang terus dilakukan oleh seluruh unsur SAR. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *