AKTIVIS DIY MERAPAT KE PARTAI BURUH

Konsolidasi Besar Digelar, Perkuat Struktur Hadapi Pemilu 2029

YOGYAKARTA – Partai Buruh mulai memperkuat basis organisasinya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui konsolidasi besar yang dihadiri puluhan aktivis buruh, tani, mahasiswa, hingga seniman jalanan. Pertemuan yang berlangsung di Kedai Saka Cangkir, Warung Boto, Sabtu (4/7/2026), menjadi momentum pembentukan kembali kepengurusan Partai Buruh DIY setelah pengurus Exco Provinsi sebelumnya mengundurkan diri.

Sejumlah organisasi menyatakan bergabung dan siap mengisi struktur kepengurusan baru, di antaranya Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Serikat Petani Indonesia (SPI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Serikat Pekerja Nasional (SPN), Jaringan Nasional Indonesia (JARNAS.INDO), serta berbagai elemen aktivis mahasiswa dan seniman jalanan.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Damar Panca Mulya, menegaskan bahwa partainya akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kaum pekerja dan masyarakat kecil.

“Partai Buruh akan terus mendorong agar setiap kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada kelas pekerja dan menjamin perlindungan hak-hak dasar masyarakat. Program strategis nasional harus memberi manfaat nyata bagi rakyat, bukan menjadi ruang praktik korupsi,” tegas Damar.

Sementara itu, Wakil Presiden Partai Buruh Agus Rusli Ardiansyah menyebut mundurnya Sekretaris Jenderal sebelumnya merupakan bagian dari dinamika internal organisasi. Namun, hal tersebut dipastikan tidak mengganggu proses restrukturisasi kepengurusan di DIY.

“Restrukturisasi kepengurusan akan terus berjalan dengan melibatkan organisasi buruh, tani, dan berbagai elemen masyarakat agar Partai Buruh semakin kuat dan solid di Yogyakarta,” ujar Agus.

Dukungan juga datang dari Ketua JARNAS.INDO Cabang Yogyakarta, Adnan Pambudi, yang menegaskan organisasinya siap mengawal pembentukan kepengurusan baru hingga tingkat kabupaten dan kota.

“Kami siap mendukung penuh pembentukan kepengurusan baru Partai Buruh. Kader-kader JARNAS.INDO telah disiapkan untuk mengisi struktur partai apabila mendapat mandat dari pengurus pusat,” kata Adnan.

Konsolidasi yang berlangsung selama sekitar dua jam tersebut diisi dengan pembahasan kondisi politik nasional, evaluasi dinamika internal partai, serta penyusunan strategi memperkuat gerakan politik kelas pekerja di DIY.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Para peserta berkomitmen menjadikan konsolidasi ini sebagai langkah awal memperkuat Partai Buruh di Yogyakarta dalam menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2031. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *