Mukhlis Basri Ajak Warga Lestarikan Wayang sebagai Warisan Budaya Bangsa

Anggota DPR RI Tegaskan Seni Tradisi Harus Tetap Hidup di Tengah Gempuran Budaya Modern

BANDAR LAMPUNG – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I dari Fraksi PDI Perjuangan, Mukhlis Basri, mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan seni wayang sebagai salah satu warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai moral, pendidikan, dan kebangsaan.

Ajakan tersebut disampaikan Mukhlis Basri saat menghadiri pagelaran wayang kulit yang dipadati ratusan masyarakat. Antusiasme warga yang memadati lokasi pertunjukan menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat dan menjadi media pemersatu lintas generasi.

Menurut Mukhlis Basri, wayang bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang mengajarkan kejujuran, kepemimpinan, keberanian, serta semangat menjaga persatuan.

“Wayang adalah identitas budaya bangsa yang harus kita rawat bersama. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur tentang kehidupan, kepemimpinan, gotong royong, dan kebangsaan yang sangat relevan untuk diwariskan kepada generasi muda,” ujar Mukhlis Basri.

Ia menilai, di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, pelestarian budaya lokal menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, komunitas seni, maupun masyarakat.

“Jangan sampai generasi muda hanya mengenal budaya dari luar, sementara warisan budaya bangsa sendiri mulai ditinggalkan. Wayang harus terus dikenalkan melalui berbagai kegiatan budaya agar tetap hidup dan dicintai masyarakat,” katanya.

Mukhlis juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang hadir dalam pagelaran tersebut. Menurutnya, antusiasme warga menjadi bukti bahwa seni tradisional tetap memiliki daya tarik apabila terus diberi ruang untuk berkembang.

“Kehadiran masyarakat malam ini menunjukkan bahwa budaya kita masih dicintai. Ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus melestarikan kesenian tradisional sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan-kegiatan budaya seperti pagelaran wayang dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai media edukasi sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.

“Melestarikan budaya bukan hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjaga identitas bangsa. Mari kita terus mendukung seni dan budaya agar tetap lestari serta menjadi kebanggaan Indonesia di masa depan,” pungkasnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *