Festival Musikalisasi Puisi Lampung Lahirkan Talenta Muda, Al Kautsar Raih Juara
Bandar Lampung – Semangat pelestarian sastra dan budaya di kalangan generasi muda kembali bergema melalui Babak Final Festival Musikalisasi Puisi Tingkat SMA/Sederajat se-Provinsi Lampung Tahun 2026 yang digelar Balai Bahasa Provinsi Lampung (BBPL) di Auditorium RRI Bandar Lampung. Ajang tahunan bergengsi ini menjadi panggung kreativitas pelajar dalam memadukan kekuatan puisi dengan harmoni musik yang memukau.
Sebanyak sepuluh sekolah terbaik tampil pada babak final setelah melewati proses seleksi ketat yang diikuti 30 sekolah dari berbagai daerah di Lampung. Masing-masing finalis membawakan dua puisi secara langsung di hadapan dewan juri profesional yang berasal dari kalangan sastra dan musik.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung, Drs. Muhammad Muis, M.Hum., menegaskan bahwa Festival Musikalisasi Puisi bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembinaan karakter, kecintaan terhadap budaya, dan kreativitas generasi muda.
“Festival Musikalisasi Puisi menjadi sarana mengaktualisasikan kecintaan generasi muda terhadap budaya, membangun solidaritas, sekaligus membuat puisi lebih mudah dinikmati. Dalam setiap kompetisi pasti ada yang menang dan kalah. Yang belum berhasil jangan berputus asa karena setiap pengalaman adalah bekal untuk terus memperbaiki aransemen dan interpretasi puisi pada kesempatan berikutnya. Bagi para pemenang, tetaplah bersyukur, rendah hati, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujar Muhammad Muis saat membuka kegiatan.
Ketua pelaksana, Resti Putri Andriyati, S.Hum., menjelaskan bahwa kompetisi diawali dengan babak penyisihan pada 10–14 Juni 2026 melalui pengiriman video penampilan musikalisasi puisi di kanal YouTube masing-masing sekolah. Dari 30 peserta yang mendaftar, hanya sepuluh tim dengan nilai terbaik yang berhasil melangkah ke babak final.
Suasana kompetisi berlangsung meriah. Penampilan para finalis mendapat apresiasi tinggi dari penonton maupun dewan juri yang terdiri atas Inggit Putria Marga, Edythia Rio Wirawan, dan Bian Pamungkas. Beragam konsep musikal, penghayatan puisi, hingga aransemen yang kreatif menjadi daya tarik utama setiap penampilan.
Setelah melalui penilaian yang objektif dan mendalam, SMAS Al Kautsar Bandar Lampung berhasil meraih Juara I Festival Musikalisasi Puisi 2026. Posisi kedua ditempati SMAN 1 Sumberjaya, disusul SMAN 2 Bandar Lampung di peringkat ketiga. Sementara Juara Harapan diraih SMAN 14 Bandar Lampung dan SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro.
Kasubbag Umum BBPL, Rima Ulfayanti, M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menghadirkan karya-karya inspiratif.
“Selamat kepada para pemenang atas prestasi yang diraih. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menampilkan karya terbaiknya. Semoga festival ini terus melahirkan generasi muda yang mencintai sastra, budaya, dan mampu berkarya secara kreatif,” kata Rima Ulfayanti.
Festival Musikalisasi Puisi yang rutin diselenggarakan BBPL ini diharapkan terus menjadi wadah pembinaan talenta seni dan sastra di Lampung, sekaligus memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar melalui pendekatan yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. (*).






