Rumah Zakat Tebar Bahagia untuk Santri Yatim Penghafal Al-Qur’an

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Santunan Diharapkan Memotivasi Lahirnya Generasi Qur’ani Berprestasi

BANDAR LAMPUNG – Momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dimanfaatkan Rumah Zakat untuk berbagi kebahagiaan dengan menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang menjadi santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Bayan, Jalan Raden Imba Kusuma Gang Sakura II, Kelurahan Sumberejo Sejahtera, Kecamatan Kemiling, Kamis (23/7).

Program sosial tersebut merupakan wujud kepedulian Rumah Zakat bersama para donatur, salah satunya Surya Rumah Belanja Gedong Meneng, dalam mendukung pendidikan sekaligus memberikan semangat kepada para santri agar terus istiqamah menghafal Al-Qur’an dan meraih cita-cita.

Penyaluran santunan berasal dari amanah zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dipercayakan kepada Rumah Zakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para santri sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menuntut ilmu dan membangun masa depan yang lebih baik.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Bayan, Ustadz Arif, mengapresiasi kepedulian Rumah Zakat beserta para donatur yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi para santri di momen Hari Anak Nasional.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat dan seluruh donatur yang telah berbagi kebahagiaan kepada anak-anak kami. Di momentum Hari Anak Nasional ini, perhatian yang diberikan menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar dan menghafal Al-Qur’an. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan para donatur dengan keberkahan yang berlipat ganda,” ujarnya.

Rumah Zakat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan dan santunan bagi anak-anak yatim serta dhuafa di berbagai daerah. Melalui kolaborasi dengan para donatur, lembaga tersebut berharap semakin banyak lahir generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, serta masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh kasih sayang, perhatian, dan kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, serta mengembangkan potensi terbaiknya menuju masa depan yang lebih cerah. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *