MUKHLIS BASRI SERAP ASPIRASI MAHASISWA IMM PRINGSEWU

Legislator Komisi V DPR RI Dorong Peran Mahasiswa Kawal Pembangunan dan Infrastruktur Berkeadilan

PRINGSEWU – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Drs. Hi. Mukhlis Basri, berdiskusi bersama jajaran Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pringsewu dalam agenda serap aspirasi yang berlangsung di Pringsewu, Selasa (28/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dengan kalangan mahasiswa untuk membahas berbagai persoalan pembangunan, khususnya infrastruktur, pendidikan, dan pemberdayaan generasi muda.

Dalam suasana penuh keakraban, mahasiswa IMM menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mengawal kebijakan pemerintah agar tepat sasaran dan berpihak kepada masyarakat.

Mukhlis Basri menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus agen perubahan yang mampu memberikan gagasan konstruktif bagi kemajuan bangsa.

“Saya sangat mengapresiasi diskusi bersama adik-adik IMM Pringsewu. Aspirasi mahasiswa menjadi masukan penting bagi kami di DPR RI. Mahasiswa harus terus menjadi kekuatan moral dan intelektual yang mengawal pembangunan agar benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Mukhlis Basri.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, membuka akses pendidikan, memperkuat perekonomian, dan menciptakan pemerataan pembangunan hingga ke daerah.

“Komisi V DPR RI akan terus mengawal pembangunan infrastruktur yang berkualitas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saya berharap mahasiswa ikut mengawasi sekaligus memberikan kritik dan solusi agar setiap program pembangunan berjalan lebih baik,” tegas legislator asal Lampung tersebut.

Sementara itu, perwakilan Pengurus IMM Pringsewu menyampaikan apresiasi atas kesediaan Mukhlis Basri berdialog langsung dengan mahasiswa. Menurut mereka, forum seperti ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan gagasan dan harapan generasi muda terhadap pembangunan daerah maupun nasional.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan mengenai pembangunan infrastruktur, akses pendidikan, pemberdayaan pemuda, hingga penguatan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan organisasi kemahasiswaan. Pertemuan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen membangun sinergi demi mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat Lampung. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *