Dorong Pendidikan Merata, Bantuan Menjangkau Pelajar MI, MTs, MA hingga Mahasiswa di Lampung
LAMPUNG UTARA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar H. Aprozi Alam terus mendorong pemerataan akses pendidikan di Provinsi Lampung. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran ratusan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa serta ribuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk pelajar madrasah di berbagai wilayah Lampung.
Bantuan PIP tersebut menyasar peserta didik jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) yang tersebar di sejumlah daerah.
Dalam rangkaian penyaluran bantuan, Aprozi Alam menyerahkan secara simbolis KIP Kuliah kepada dua mahasiswa asal Desa Bumi Jaya, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara.
Keduanya yakni Dafit Jaka Patama dan Aida Munif, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Penyerahan tersebut menjadi simbol dari ratusan mahasiswa dan ribuan pelajar madrasah yang memperoleh manfaat program pendidikan.
“Penyerahan hari ini merupakan simbol dari ikhtiar yang lebih besar. Ratusan mahasiswa menerima KIP Kuliah dan ribuan pelajar madrasah menerima PIP. Kami ingin memastikan anak-anak Lampung, sejak jenjang MI hingga perguruan tinggi, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih masa depan,” ujar Aprozi Alam, Senin (10/8/2026).
Menurut Aprozi, pendidikan menjadi salah satu instrumen penting untuk memutus mata rantai kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan anak-anak Lampung kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.
“Bantuan pendidikan ini bukan sekadar angka atau program administratif. Di dalamnya terdapat harapan keluarga dan cita-cita anak-anak yang harus kita jaga. Negara harus hadir memastikan mereka tetap bersekolah, melanjutkan kuliah, dan memperoleh masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada Dafit dan Aida agar memanfaatkan KIP Kuliah dengan sebaik-baiknya, menjaga prestasi akademik dan menyelesaikan pendidikan hingga tuntas.
“Belajarlah dengan tekun dan gunakan kesempatan ini untuk meraih cita-cita. Kami berharap Dafit dan Aida kelak menjadi generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan daerah,” tambahnya.
Penyaluran ratusan KIP Kuliah dan ribuan PIP tersebut menjadi bagian dari komitmen Aprozi Alam dalam memperjuangkan akses pendidikan yang merata, inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat Lampung, khususnya wilayah Lampung II.
Dari bangku madrasah hingga perguruan tinggi, bantuan pendidikan diharapkan membuka jalan lebih luas bagi generasi Lampung untuk mengejar cita-cita. (*).






