13 SANTRI KORBAN KEBAKARAN DAPAT BANTUAN PENDIDIKAN

YBM PLN Pringsewu Bantu Seragam, Perlengkapan Sekolah hingga Sembako

PRINGSEWU — Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali diwujudkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Pringsewu. Sebanyak 13 santri Pondok Pesantren Miftahussalam, Pekon Candi Retno, Kecamatan Pagelaran, menerima bantuan pendidikan dan kebutuhan pokok setelah asrama mereka terdampak kebakaran.

Bantuan disalurkan Jumat (14/8/2026) sebagai bentuk dukungan agar para santri dapat kembali menjalani aktivitas belajar di tengah proses pemulihan pascakebakaran.

BANTUAN UNTUK BANGKIT

Bantuan yang diberikan meliputi tas, seragam sekolah, buku tulis, alat tulis serta berbagai perlengkapan pendidikan lainnya. YBM PLN UP3 Pringsewu juga menyalurkan paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri.

Manager PLN UP3 Pringsewu Eka Nurwati mengatakan, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban para santri sekaligus menjaga semangat mereka untuk terus belajar.

«“Musibah ini tentu menjadi ujian bagi para santri. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka untuk kembali belajar dan menjadi penyemangat agar tetap tekun menimba ilmu serta mengejar cita-cita,” ujar Eka.»

Ia juga mengapresiasi para pegawai PLN yang konsisten menunaikan zakat melalui YBM PLN. Menurutnya, zakat yang dihimpun menjadi bentuk kepedulian insan PLN yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat yang membutuhkan.

ZAKAT JADI JEMBATAN KEBAIKAN

Ketua YBM PLN UP3 Pringsewu Eigi Ardiyanto menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari zakat para pegawai PLN yang dihimpun dan dikelola melalui YBM PLN.

«“YBM PLN menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui bantuan ini, kami berharap amanah zakat dari para pegawai PLN dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mendukung para santri untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas belajar setelah musibah kebakaran,” kata Eigi.»

Penyerahan bantuan dihadiri Manager PLN UP3 Pringsewu Eka Nurwati, Ketua YBM PLN UP3 Pringsewu Eigi Ardiyanto, para pegawai PLN yang menunaikan zakat melalui YBM PLN, serta Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussalam Ustadz Imam Muhyidin.

SANTRI KEMBALI SEMANGAT BELAJAR

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussalam Ustadz Imam Muhyidin menyampaikan apresiasi atas perhatian YBM PLN UP3 Pringsewu.

Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi para santri yang tengah berusaha bangkit setelah musibah.

«“Kami mengucapkan terima kasih kepada YBM PLN UP3 Pringsewu dan seluruh muzaki. Bantuan ini sangat berarti bagi para santri yang sedang berusaha bangkit dan kembali menjalani kegiatan belajar,” tutur Imam.»

Ia berharap kepedulian tersebut mendapat balasan keberkahan dari Allah SWT.

KEPEDULIAN TERUS BERLANJUT

Melalui pengelolaan zakat, infak dan sedekah pegawai PLN, YBM PLN UP3 Pringsewu terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Program tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi hingga kemanusiaan.

Bagi 13 santri Miftahussalam, bantuan itu bukan sekadar tas, seragam, buku atau sembako. Di tengah sisa-sisa musibah, kepedulian tersebut menjadi dorongan untuk kembali belajar, bangkit dan mengejar cita-cita. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *