Dibuka Camat Tanjungbintang, 12 Tim Adu Kreativitas Sambut HUT ke-81 RI
LAMPUNG SELATAN — Suasana Balai Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan, mendadak semarak. Sebanyak 12 tim guru dari jenjang PAUD, SD dan SMP se-Kecamatan Tanjungbintang beradu kreativitas dalam Lomba Kreasi Sambung Lagu menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang digelar Koordinator Wilayah (Korwil) III Dinas Pendidikan Lampung Selatan tersebut dibuka langsung Camat Tanjungbintang Heri Purnomo, S.K.M.
Lebih dari 250 guru turut hadir. Tepuk tangan, sorakan dan aksi panggung peserta membuat suasana perlombaan berlangsung meriah.
12 TIM GURU UNJUK KREASI
Lomba sambung lagu tidak sekadar menguji kemampuan peserta mengingat lirik. Setiap tim juga tampil dengan gerak kreasi, kostum dan improvisasi yang membuat perlombaan semakin menarik.
Ketua pelaksana yang juga Korwil III Pendidikan Kecamatan Tanjungbintang dan Tanjungsari, Rohyati Sari, S.E., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana silaturahmi dan mempererat persahabatan antarpendidik sekaligus memeriahkan HUT ke-81 RI.
«“Tahun ini digelar di Balai Desa Jatibaru dengan jumlah peserta sebanyak 12 tim. Tahun berikutnya semoga pesertanya lebih banyak lagi,” ujar Rohyati.»
Lagu yang disiapkan panitia antara lain “Meraih Bintang”, “Rumah Kita”, dan “Tabola Bale”.
Panitia membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk ikut serta. Namun, tahun ini seluruh peserta yang mendaftar berasal dari kalangan guru.
DOSEN IIB DARMAJAYA JADI JURI
Salah satu juri lomba, Lukman Hakim, S.P., M.M., dosen Program Studi Manajemen IIB Darmajaya sekaligus Humas Yayasan Alfian Husin, bersama dua juri lainnya, Devi Ismayasari dan Endah Citra Rini, bertugas menilai penampilan para peserta.
Lukman menjelaskan, terdapat sejumlah indikator dalam penilaian, mulai dari ketepatan lirik, kecepatan respons, kesesuaian nada, kreativitas sambung lagu, penguasaan lagu hingga penampilan panggung.
«“Dari lomba ini, ada beberapa tim yang memang sangat menonjol dan profesional, mulai dari suara, kostum, improvisasi, dan lain-lain,” ungkap Lukman.»
Menurutnya, tiga juri memiliki kesamaan penilaian untuk posisi juara satu hingga empat. Persaingan ketat justru terjadi dalam penentuan juara kelima dan keenam karena selisih nilai antartim sangat tipis.
GURU DIDORONG LANJUT KULIAH
Di sela kegiatan, Lukman juga menyampaikan pentingnya pendidikan tinggi bagi guru TK, SD dan SMP dalam meningkatkan kompetensi serta kualitas sumber daya manusia.
Ia memperkenalkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) IIB Darmajaya untuk guru yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 maupun S2.
«“IIB Darmajaya membuka program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) baik S1 maupun S2 bagi guru-guru yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi,” kata Lukman.»
Ia menjelaskan, IIB Darmajaya memiliki sejumlah pilihan program studi untuk jenjang sarjana dan pascasarjana serta telah membuka program doktoral.
Pemaparan tersebut mendapat perhatian peserta yang antusias mendengarkan informasi mengenai peluang melanjutkan studi.
JADI AGENDA RUTIN
Camat Tanjungbintang Heri Purnomo, S.K.M., memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Selain lomba sambung lagu, pada hari yang sama juga digelar lomba voli bagi para guru.
Menurut Heri, kegiatan seperti ini penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus menghidupkan suasana peringatan kemerdekaan.
«“Insyaa Allah kegiatan ini akan menjadi agenda rutin Korwil Pendidikan Kecamatan Tanjungbintang. Tujuannya memeriahkan HUT RI dengan lomba-lomba sederhana saja,” kata Heri.»
Ia berharap kegiatan tahun depan dapat menghadirkan lebih banyak peserta dan cabang perlombaan. Masyarakat juga didorong lebih proaktif berpartisipasi agar perayaan HUT RI semakin semarak.
Di tengah kesibukan mendidik generasi bangsa, para guru Tanjungbintang menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan juga dapat dirayakan dengan kreativitas, persahabatan dan kegembiraan. Dari panggung sambung lagu, kebersamaan pun ikut bernyanyi. (*)






