Datang ke Lokasi, Kupon dan Arahan Dipertanyakan — Kodam Minta Maaf dan Janji Perbaiki Koordinasi
BANDARLAMPUNG — Kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati HUT ke-I Kodam XXI/RI dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Jumat (21/8/2026), menuai keluhan dari sejumlah wartawan yang hadir.
Sejumlah awak media mengaku telah memenuhi undangan untuk meliput sekaligus meramaikan kegiatan tersebut. Namun, setibanya di lokasi, mereka mengaku tidak mendapatkan kupon maupun arahan yang jelas mengenai mekanisme keikutsertaan wartawan.
Keluhan itu mencuat dalam percakapan grup wartawan setelah sejumlah awak media tiba di lokasi sejak pagi.
“Siap, kami sudah di lokasi belum dapat kupon,” tulis salah seorang wartawan sekitar pukul 06.17 WIB.
Keluhan serupa disampaikan wartawan lainnya. Ada yang mengaku sudah datang untuk meramaikan kegiatan, namun tidak mengetahui harus berkoordinasi dengan siapa.
“Diundang tapi tidak ada arahan,” tulis seorang anggota grup.
Wartawan lainnya bahkan mengaku hanya bisa menyaksikan dan mendengar ketika pengundian hadiah berlangsung.
“Hanya bisa lihat dan dengar ketika ada undian,” tulisnya.
UNDANGAN MEDIA DIPERTANYAKAN
Kekecewaan semakin muncul ketika sejumlah wartawan menduga kegiatan tersebut lebih diarahkan kepada anggota dan pejabat dengan undangan khusus.
“Ternyata acara dikhususkan untuk anggota dan pejabat saja, undangan khusus,” tulis salah seorang wartawan.
Padahal, menurut sejumlah wartawan, undangan yang disampaikan sebelumnya mencantumkan rekan media atau wartawan sebagai pihak yang diundang untuk menghadiri kegiatan.
Persoalan tersebut kemudian memunculkan dorongan agar komunikasi antara Kodam XXI/RI dan kalangan media diperbaiki.
Anggota PWI, Kartarina, menilai perlu ada koordinator khusus yang menjadi penghubung antara institusi dengan awak media.
“Harusnya ada koordinator biar mudah komunikasinya. Nanti urusannya koordinator yang bahas segala kegiatan dengan Kapendam-nya, satu pintu,” ujarnya dalam percakapan grup.
Ia juga mencontohkan pola komunikasi yang menurutnya telah berjalan di lingkungan kepolisian.
“Kayak kita di Polda. Disediakan ruang untuk mitra Kodam khusus media,” katanya.
DATANG, TAPI TAK JELAS ARAH
Sejumlah wartawan mengaku kecewa karena telah meluangkan waktu dan datang ke lokasi dengan harapan dapat mengikuti kegiatan sebagaimana undangan yang diterima.
Kendati demikian, percakapan di grup juga diwarnai candaan antarwartawan. Beberapa di antaranya mengaku terlambat membaca informasi atau tidak sempat hadir karena memiliki agenda lain.
Namun, persoalan koordinasi tetap menjadi catatan. Bagi kalangan wartawan, undangan kepada media idealnya disertai petunjuk teknis yang jelas, mulai dari titik registrasi, pembagian kupon, akses kegiatan hingga pihak yang menjadi koordinator di lapangan.
Koordinasi yang jelas dinilai penting, terutama dalam kegiatan yang melibatkan banyak unsur dan mengundang insan pers sebagai mitra publikasi.
KODAM MINTA MAAF
Terpisah, perwakilan Kodam XXI/Raden Intan menyampaikan permohonan maaf atas kendala koordinasi yang terjadi di lapangan.
“Mohon maaf ya Pak, ada sedikit kekeliruan. Ke depannya kami perbaiki ya Pak,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pendam Kodam XXI/Raden Intan lainnya juga menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan keluhan tersebut akan diteruskan kepada pimpinan.
“Baik Pak, mohon maaf atas kesalahan kami di lapangan. Saya selaku anggota Pendam XXI/RI akan menyampaikan ke pimpinan kami terkait keluhan tersebut,” ujarnya.
Permintaan maaf tersebut menjadi langkah awal untuk memperbaiki pola komunikasi antara Kodam XXI/RI dan insan pers.
Bagi wartawan, persoalan ini diharapkan tidak menjadi penghambat hubungan kemitraan. Justru, evaluasi dan perbaikan koordinasi diharapkan dapat membuat kegiatan bersama TNI dan media ke depan berjalan lebih tertib, terbuka dan profesional.
Sebab, wartawan yang telah memenuhi undangan tentu membutuhkan kejelasan: datang untuk meliput, tetapi juga harus tahu harus ke mana, kepada siapa, dan bagaimana mengikuti kegiatan yang telah diundangkan. (*)






