Musim Kemarau, Mobil Tangki Dikerahkan Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Dasar
BANDAR LAMPUNG — Satuan Brimob Polda Lampung bergerak cepat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau. Bantuan air bersih disalurkan ke sejumlah titik permukiman yang membutuhkan di wilayah hukum Polda Lampung, Jumat (18/9/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan respons Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Distribusi air bersih diharapkan dapat meringankan beban warga yang menghadapi keterbatasan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam penyaluran bantuan, personel Satuan Brimob Polda Lampung mengerahkan sejumlah armada mobil tangki air milik kesatuan. Petugas mendatangi lokasi yang membutuhkan dan membantu warga mengisi berbagai tempat penampungan, mulai dari jeriken hingga drum plastik.
Proses distribusi dilakukan secara tertib agar bantuan dapat diterima warga secara merata dan tepat sasaran. Kehadiran personel Brimob sekaligus menjadi bagian dari pelayanan langsung kepada masyarakat di tengah kondisi kemarau.
Komandan Satuan Brimob Polda Lampung menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kesatuan untuk hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi nyata atas kendala yang dihadapi. Penyaluran air bersih ini adalah bagian dari janji pengabdian kami bahwa keselamatan dan kebutuhan rakyat merupakan prioritas tertinggi bagi setiap personel di lapangan,” tegasnya.
Satuan Brimob Polda Lampung menyatakan penyaluran air bersih akan dilakukan secara berkesinambungan sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan. Personel juga akan terus memantau kondisi masyarakat dan siap mengerahkan sumber daya untuk membantu warga yang terdampak kekurangan air bersih.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga memperkuat kedekatan dan hubungan antara Polri dengan masyarakat.
Kepedulian Brimob di tengah kemarau menjadi wujud pengabdian nyata untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dan bantuan ketika menghadapi kesulitan. (*).






