PTPN I DORONG PEMUDA JADI MOTOR TRANSFORMASI

RIVAI RAS: GENERASI MUDA HARUS HADIRKAN INOVASI, TINGKATKAN PRODUKTIVITAS, DAN PERKUAT DAYA SAING PERUSAHAAN

JAKARTA — Generasi muda didorong menjadi motor penggerak transformasi industri perkebunan. Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), Abdul Rivai Ras, mengajak kalangan milenial dan Generasi Z di lingkungan perusahaan mengambil peran strategis melalui inovasi, penguasaan teknologi, profesionalisme, integritas, dan kolaborasi lintas generasi.

Pesan tersebut disampaikan Rivai dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Rabu (28/10). Menurutnya, regenerasi sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing perusahaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika industri agribisnis.

Rivai menegaskan, generasi muda tidak cukup hanya dipersiapkan sebagai penerus kepemimpinan. Mereka harus mampu menjadi penggerak perubahan yang menghadirkan gagasan baru dan menerjemahkannya menjadi hasil kerja nyata.

“Generasi muda di PTPN I tidak hanya dipersiapkan sebagai penerus, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak transformasi melalui inovasi, profesionalisme, integritas, dan kolaborasi. Kita membutuhkan sumber daya manusia yang berani menghadirkan gagasan baru sekaligus mampu menerjemahkannya menjadi kinerja dan nilai tambah bagi perusahaan,” kata Rivai.

**INOVASI JADI KUNCI**

Menurut Rivai, tantangan industri perkebunan ke depan menuntut sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas operasional.

Peluang inovasi terbuka luas, mulai dari pemanfaatan teknologi digital untuk memantau kondisi tanaman, penguatan pengelolaan data, peningkatan efisiensi operasional, hingga pengembangan produk hilir yang memiliki nilai tambah.

Karena itu, kemampuan generasi muda dalam menghubungkan pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan operasional di lapangan menjadi modal penting untuk mendorong produktivitas sekaligus memperkuat daya saing PTPN I.

“Transformasi tidak cukup hanya direncanakan atau dibicarakan. Perubahan harus terlihat dalam cara kita bekerja, peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, serta kemampuan menciptakan nilai tambah,” ujarnya.

Ia juga mendorong karyawan muda untuk terus belajar, berani melakukan perbaikan, dan membangun kolaborasi tanpa mengabaikan kedisiplinan, tanggung jawab, serta keselamatan kerja.

**SATUKAN KEKUATAN LINTAS GENERASI**

Rivai menilai, transformasi perusahaan membutuhkan sinergi antara pengalaman karyawan senior dan kemampuan generasi muda dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Perbedaan pengalaman dan latar belakang harus menjadi sumber pembelajaran, bukan penghambat perubahan.

Budaya kerja yang terbuka terhadap gagasan baru, menghargai kontribusi, dan berorientasi pada kinerja dinilai penting untuk membangun organisasi yang tangguh menghadapi perubahan industri.

Semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda juga dinilai relevan bagi PTPN I yang memiliki keragaman wilayah operasional, komoditas, dan karakter pekerjaan. Kebersamaan diperlukan agar seluruh potensi perusahaan dapat bergerak menuju tujuan yang sama.

Di sisi lain, planters muda turut memikul tanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan sumber daya, mendukung ketahanan pangan dan energi, serta menciptakan nilai ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rivai menekankan, profesionalisme dan integritas harus menjadi fondasi setiap inovasi agar transformasi berjalan seiring dengan kepentingan perusahaan, masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda, PTPN I menegaskan pentingnya pengembangan talenta muda, pembelajaran berkelanjutan, dan regenerasi kepemimpinan.

Bagi PTPN I, generasi muda bukan sekadar pewaris masa depan perkebunan, melainkan bagian penting dari perubahan hari ini. Semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui kerja nyata, inovasi berkelanjutan, dan kolaborasi untuk membangun industri agribisnis Indonesia yang semakin produktif dan berdaya saing. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *