Hearing komisi 1 tidak menjawab tuntutan media terkait tranparansi belanja komimfo

Hearing komisi 1 DPRD kabupaten tubaba terkait tranparasi angaran yang di kelola Kominfo timbul pertanyaan .

 

Pasal nya hearing yang digerlar diruang komisi 1 gedung DPRD dinilai banyak data jangal yang terungkap

 

Menurut yantoni ketua komisi 1 ” Kominfo Tubaba telah kita tanyakan berapa jumlah media dan berapa angaran yang sudah terserap dan menurut data jumlah media yang dibawa dinas Kominfo berjumlah 315 media dan baru terserap 216 media yang yang di belanjakan publikasi .” Ucap politisi Gerindra tersebut

 

 

Yantoni juga menerangkan bahwa ” angaran Kominfo di 2025 ini 1,7 meliaran untuk dana publikasi dan tersisa 500 juta dan di ralat sisa 360 jutaa lagi. Paparnya.

 

Saat awak media bertanya kesimpulan hearing Kominfo dan komisi akibat desakan awak media yang menuntut tranparansi angaran dikomimfo ketua komisi 1 yantoni hanya bisa memberikan data perusahaan media yang telah dibelanjakan dinas Kominfo untuk publikasi berjumlah 216 yang hanya tertulis nama perusahaan Media tidak ada angka tranparansi berapa jumlah belanja dinas Kominfo disetiap perusahaan pers dan menuai kecewa beberapa awak media yang mengikuti hearing tersebut

 

” Jika hanya data begini ini bukan data tranparansi angaran tapi lebih laporan Kominfo ke mitra kerja nya dikomisi 1 ‘”

Ungkap salah satu awak media yang tampak kesal.

 

“Jika begini ngapain hearing tidak menjawab tuntutan kita saat aksi damai yang digelar puluhan awak media beberapa pekan lalu di depan kantor Kominfo yang meminta tranparansi angaran Kominfo akibat dinilai syarat permainan oknum di dinas Kominfo ” pungkasnya.

 

Sementara tempat terpisah fajril hikmah yang saat ini menjadi Plt dinas Kominfo oleh Eri Budisantoso alis ebek di mutasi menjadi asisten pemkab mengatakan

 

” Mohon bersabar teman teman Kominfo masih menghitung dan berbenah mungkin Oktober ini dinas Kominfo akan belanja publikasi kepada perusahaan media yang sudah memenuhi syarat dan lengkap ” terangnya (ish)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *