Tokoh Daerah Sampaikan Takziah, Doakan Almarhumah Husnul Khatimah
Bandar Lampung – Kabar duka menyelimuti Provinsi Lampung. Sari Dewi, istri Ketua DPD Partai Demokrat Lampung, Edi Irawan Arief, wafat pada Rabu (18/2/2026). Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan para tokoh masyarakat di Sai Bumi Ruwa Jurai.
Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintahan, legislatif, hingga tokoh organisasi masyarakat.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhumah.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah Mbak Dewi diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada Bang Edi Irawan dan keluarga, semoga diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Gubernur.
Senada, Anggota DPR RI, Mukhlis Basri, juga menyampaikan doa dan simpati kepada keluarga besar almarhumah.
“Saya turut berduka cita yang mendalam. Mbak Dewi adalah pribadi yang dikenal baik dan bersahaja. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ucapnya.
Komisaris Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA), Abdullah Fadri Auli, menilai kepergian almarhumah menjadi kehilangan bagi banyak pihak.
“Kami kehilangan sosok istri, ibu, dan pribadi yang penuh ketulusan. Semoga segala kebaikan almarhumah menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” katanya.
Duka serupa disampaikan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Lampung, Nurhasanah.
“Kami dari keluarga besar TP Sriwijaya Lampung menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga diberi kekuatan menghadapi ujian ini,” ujarnya.
Sementara itu, sang suami, Edi Irawan Arief, menyampaikan terima kasih kepada seluruh sanak saudara dan sahabat yang telah hadir di rumah duka serta memberikan doa.
“Terima kasih kepada sanak saudara dan kawan-kawan semua yang sudah hadir di rumah duka. Takziah diadakan di Masjid Al Kautsar SP 7. Mohon doa untuk almarhumah. Saya juga mohon izin untuk beristirahat karena kondisi kesehatan kurang baik,” ungkapnya dengan suara terbata.
Takziah dan doa bersama digelar di Masjid Al Kautsar SP 7, dihadiri keluarga, kerabat, serta para tokoh masyarakat dan politik di Lampung.
Kepergian Mbak Dewi menjadi pengingat bahwa duka adalah milik semua. Doa terbaik terus mengalir, semoga almarhumah tenang di alam kuburnya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. (*).






