SIKAMBARA Apresiasi Mental Baja BPL-FC Taklukan Persik 4-3

Dramatis! di Tengah “Hujan Air Dan Gol”, Junaedi: “Yang Penting 3 Poin!”

Bandarlampung – Laga panas tersaji saat Bhayangkara Presisi Lampung FC (BPL-FC) menundukkan Persik Kediri dengan skor dramatis 4-3 dalam lanjutan kompetisi nasional, Jumat (20/2) malam. Pertandingan yang diwarnai hujan deras, lapangan licin, serta jual beli serangan itu berakhir manis bagi tim berjuluk The Guardians.

Tiga poin krusial dari kandang lawan ini langsung disambut antusias para pendukung. Ketua SIKAMBARA, Junaedi, menyampaikan apresiasi atas perjuangan tim.

“Alhamdulillah, yang penting tiga poin. Kita tahu laga tidak mudah, lapangan berat, tapi mental pemain luar biasa,” ujar Junaedi yang juga Ketua Pajero One Indonesia Chapter Krakatau ini, Sabtu (21/2/2026).

Sejak awal laga, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Kondisi lapangan yang basah membuat bola kerap tak terkontrol. Beberapa pemain bahkan terlihat terpeleset akibat genangan air.

Pendukung sempat dibuat waswas ketika skor berubah cepat. Bhayangkara unggul lebih dulu, namun Persik mampu menyamakan kedudukan. Adu serangan tak terhindarkan. Skor terus berkejaran hingga memasuki menit-menit akhir.

Ketika kedudukan sempat imbang dan laga diprediksi berakhir seri, Bhayangkara justru mencetak gol penentu kemenangan. Gol tersebut memastikan skor akhir 4-3 untuk kemenangan tim tamu.

“Pertandingan seperti ini yang menguji mental. Sempat deg-degan, tapi anak-anak mampu menjaga fokus sampai akhir,” kata Junaedi yang juga CEO Rumah Makan Minang Indah Grup ini.

Laga ini tak hanya menyuguhkan banyak gol, tetapi juga kartu dari wasit akibat tensi tinggi di lapangan. Suporter menyebut pertandingan ini sebagai laga “hujan air, hujan gol, dan hujan kartu.”

Meski demikian, kemenangan tandang ini memperpanjang tren positif Bhayangkara di laga away. Hasil tersebut dinilai penting untuk menjaga posisi di papan klasemen dan meningkatkan kepercayaan diri jelang laga kandang berikutnya.

“Konsistensi kunci. Kalau terus seperti ini, bukan tidak mungkin kita bersaing di papan atas,” ujar Junaedi optimistis.

SIKAMBARA kini mengalihkan perhatian pada laga kandang berikutnya. Dukungan penuh diharapkan mampu menjaga momentum kemenangan.

“Kita harap suporter penuhi stadion. Tim sudah berjuang luar biasa di kandang lawan. Sekarang giliran kita memberi energi di kandang,” tegas Junaedi.

Kemenangan dramatis di Kediri bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga penegasan karakter tim yang tak mudah menyerah. Dalam kondisi sulit, di lapangan berat, Bhayangkara Presisi Lampung FC menunjukkan bahwa determinasi dan mental baja bisa menjadi pembeda.

Dan malam itu di Kediri, tiga poin pulang ke Lampung—membawa optimisme baru bagi perjalanan panjang musim ini. (Cah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *