Bawaslu Lampung Cetak Agen Edukasi Demokrasi

Bandarlampung – Bawaslu Provinsi Lampung secara resmi mengembalikan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari UIN Raden Intan Lampung setelah menyelesaikan masa magang di lingkungan lembaga tersebut. Prosesi pengembalian digelar di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Selasa (25/02), sebagai penutup rangkaian kegiatan praktik lapangan mahasiswa.

Kepala Bagian Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Lampung, Achmad Sutiono, menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa PKL memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja kelembagaan, khususnya pada Bagian Humas.

“Mahasiswa PKL sangat membantu kami, terutama dalam mendukung program publikasi dan penyebarluasan informasi. Setiap hari mereka turut berperan dalam pengunggahan sedikitnya lima konten informasi melalui berbagai kanal media yang dimiliki Bawaslu,” ujar Achmad Sutiono dalam sambutannya.

Menurutnya, para mahasiswa tidak sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi turut menjadi bagian dari dinamika kerja lembaga negara. Keterlibatan aktif dalam produksi dan distribusi konten dinilai memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengawasan pemilu.

Ia menegaskan, pengalaman tersebut memberi mahasiswa pemahaman langsung tentang strategi komunikasi publik yang dijalankan lembaga pengawas pemilu. Lebih jauh, mahasiswa diharapkan mampu menjadi penyambung informasi di tengah masyarakat.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen edukasi demokrasi. Mereka bisa menjelaskan apa itu Bawaslu, bagaimana perannya dalam mengawasi pemilu, serta pentingnya partisipasi publik dalam menjaga integritas demokrasi,” tambahnya.

Achmad juga berpesan agar pengalaman selama magang menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap nilai-nilai demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Sementara itu, Dosen Pendamping PKL UIN Raden Intan Lampung, Muhammad Jayus, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Bawaslu Lampung kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di lingkungan kerja profesional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Lampung yang telah menerima mahasiswa kami dengan baik serta memberikan ruang belajar yang nyata. Masa magang ini mungkin singkat, tetapi manfaat dan pembelajarannya sangat besar,” ujarnya.

Ia menilai praktik kerja lapangan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan tinggi karena memungkinkan mahasiswa mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan memperkaya wawasan, meningkatkan keterampilan, serta membangun etos kerja profesional mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *