Mudik Terkendali, Pemprov Apresiasi Polri–Menhub

Kecelakaan Turun, Arus Lancar

LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian, Kementerian Perhubungan, serta seluruh stakeholder atas keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah/2026 yang berlangsung aman, lancar, dan terkendali, khususnya di wilayah Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatra.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa puncak arus balik Lebaran telah terlewati dengan baik. Tercatat 2.946.891 kendaraan keluar dari Jakarta atau meningkat 20,49 persen dibanding kondisi normal, serta 2.561.629 kendaraan telah kembali masuk, menyisakan sekitar 13,7 persen yang masih dalam perjalanan.

“Secara umum puncak arus balik sudah terlewati dengan baik. Kita berharap seluruh masyarakat dapat kembali dengan selamat,” ujar Kapolri saat meninjau situasi kamtibmas di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).

Dari sisi transportasi, terjadi peningkatan signifikan di berbagai moda. Penumpang kereta api mencapai 3.047.676 orang atau naik 7,84 persen, moda udara meningkat 6,27 persen dengan sekitar 4,12 juta penumpang, transportasi darat naik 13,3 persen, dan moda lainnya tumbuh 13,89 persen.

Capaian penting lainnya adalah turunnya angka kecelakaan lalu lintas nasional sebesar 7,8 persen. Bahkan, fatalitas korban meninggal dunia turun dari 377 jiwa menjadi 265 jiwa.

Khusus di Lampung, data Ditlantas Polda Lampung periode 13–25 Maret 2026 menunjukkan angka kecelakaan turun hingga 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Situasi keamanan juga terjaga tanpa gangguan kriminalitas menonjol.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut mengapresiasi soliditas lintas sektor yang terlibat dalam pengamanan mudik tahun ini.

“Terima kasih kepada Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder. Hingga saat ini, mudik dan arus balik berjalan dengan baik dan terkendali,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor yang terus diperkuat setiap tahun.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci utama. Dari kelancaran ini, kita belajar membangun disiplin kolektif dan rasa aman sebagai fondasi menuju Indonesia Emas,” kata Gubernur Mirza.

Sebagai simpul vital pergerakan nasional, Pelabuhan Bakauheni menunjukkan kinerja optimal melalui penguatan sistem tiket, pengaturan antrean, serta rekayasa lalu lintas yang semakin matang.

Pemprov Lampung memastikan sinergi lintas sektor akan terus ditingkatkan guna menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Keberhasilan mudik Lebaran 2026 ini menegaskan bahwa mobilitas nasional berskala besar dapat dikelola secara tertib dan beradab melalui perencanaan matang, kepemimpinan yang kuat, serta partisipasi aktif masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *