Junaedi: Kuota Hanya untuk Member, Suporter Diminta Jaga Sportivitas di Laga Panas Pekan ke-30
Bandarlampung – Jelang laga sarat gengsi antara Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra Persib Bandung, komunitas suporter Sikambara menegaskan komitmennya menjaga kondusivitas sekaligus meluruskan isu penjualan tiket yang beredar di media sosial.
Ketua Sikambara yang juga Ketua Pajero Indonesia One Chapter Krakatau serta CEO Rumah Makan Minang Indah Grup, Junaedi, menegaskan bahwa pihaknya bukan calo tiket dan tidak menjual kuota kepada pihak mana pun.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya memberi kabar kepada seluruh suporter sepak bola di Lampung, bahwa berita yang beredar di media sosial terkait kuota Sikambara itu tidak benar. Kuota dari Bhayangkara Presisi Lampung hanya untuk member Sikambara, tidak dibagikan atau dijual kepada siapa pun,” tegas Junaedi dalam keterangannya, Minggu (26/4).
Ia juga meminta seluruh pihak tidak menyalahartikan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah tingginya animo penonton.
“Permisi kepada semua pihak, Sikambara bukan calo tiket. Kuota kami hanya untuk member, tidak dijual ke pihak mana pun. Mohon dipahami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Diketahui, laga pekan ke-30 Super League 2025–2026 akan mempertemukan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persib Bandung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Kamis (30/4/2026) pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini dipastikan berlangsung panas mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin krusial di fase akhir musim.
Persib datang dengan ambisi mempertahankan posisi puncak klasemen setelah dalam dua laga terakhir gagal meraih kemenangan, termasuk ditahan imbang Arema FC tanpa gol. Sementara Bhayangkara bertekad bangkit usai kekalahan 1-2 dari Persis Solo demi mengamankan posisi empat besar.
Pada pertemuan putaran pertama, Persib sukses menaklukkan Bhayangkara dengan skor 2-0 melalui dua gol Ramon Tanque. Kini, Bhayangkara berpeluang membalas di hadapan publik sendiri.
Di klasemen sementara, Persib masih memimpin dengan 66 poin dari 29 pertandingan, hanya unggul tipis dari Borneo FC yang terus membayangi dalam perburuan gelar juara.
Di tengah tingginya tensi pertandingan, Junaedi mengajak seluruh suporter, termasuk Bobotoh yang akan hadir di Lampung, untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Selamat datang tim Persib Bandung, selamat datang dulur-dulur Bobotoh di Lampung. Kami dari Sikambara mengimbau seluruh suporter untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Kalah menang itu urusan pemain di lapangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ajang silaturahmi, bukan pemicu konflik.
“Mari kita tunjukkan bahwa Lampung adalah tuan rumah yang baik. Nikmati pertandingan ini dengan damai,” lanjutnya.
Dengan sisa laga yang semakin sedikit, setiap poin menjadi sangat berarti bagi kedua tim. Persib masih harus menghadapi sejumlah lawan berat, sementara Bhayangkara mengincar konsistensi untuk mengunci posisi papan atas.
Laga Kamis malam nanti bukan sekadar pertandingan, melainkan juga ujian kedewasaan suporter dalam menjaga marwah sepak bola Indonesia. (*)






