PPTM XI Tempa Disiplin, Jaga Jati Diri di Tengah Arus Zaman
Pesawaran — Deru truk militer memecah keheningan Markas Yonif 7 Brigif 4/BS Marinir Lampung saat 250 pemuda dari berbagai daerah di Indonesia tiba dengan ransel di pundak. Mereka datang bukan untuk berwisata, melainkan ditempa dalam disiplin keras melalui kegiatan Pemantapan dan Pendalaman Tridharma Muda-Mudi (PPTM) ke-11.
Selama empat hari, 30 April hingga 3 Mei 2026, para peserta meninggalkan kenyamanan kehidupan kota dan masuk dalam ritme kehidupan militer: baris-berbaris, latihan menembak, hingga operasi air di laut terbuka.
Ketua Yayasan Suci Mulia, Lie Yuliadi, menegaskan kegiatan ini merupakan agenda nasional untuk membentuk karakter generasi muda.
“PPTM XI dirancang untuk memperkuat mental, menanamkan disiplin, serta membangun semangat juang sebagai fondasi kepemimpinan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Di bawah pengawasan instruktur Marinir, peserta ditempa dalam latihan fisik dan mental. Kekompakan diasah melalui PBB, fokus dilatih lewat menembak, sementara ketangguhan diuji dalam simulasi operasi air di kawasan Pantai Klara.
Kehidupan barak menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembentukan karakter. Tanpa fasilitas mewah, para peserta makan bersama di pinggir jalan dan beristirahat beralaskan matras, membiasakan diri pada kesederhanaan dan kebersamaan.
Memasuki fase akhir, kegiatan bergeser dari medan latihan ke ruang refleksi di Golden Tulip Springhill Lampung. Di sana, peserta mendalami nilai-nilai organisasi dan spiritualitas sebagai penyeimbang kekuatan fisik yang telah ditempa sebelumnya.
Malam keakraban di bawah cahaya api unggun menjadi penutup emosional, saat para peserta berbagi cerita, menampilkan bakat seni, dan mempererat persaudaraan lintas daerah.
“Harapan kami, lahir kader muda yang tangguh, berintegritas, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa,” tegas Lie.
PPTM XI bukan sekadar latihan rutin, melainkan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. (*)






