Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memanfaatkan momentum Silaturahmi dan Reuni Tiga Tahun Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Angkatan VI HIPMI untuk mengajak para pengusaha nasional berkolaborasi membangun daerah melalui investasi, pengembangan pariwisata, dan kemitraan strategis yang berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Selasa (9/6), digelar bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Nasional XVIII HIPMI di Provinsi Lampung. Momentum tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada para alumni Lemhannas HIPMI yang kini berkiprah di berbagai sektor usaha nasional.
Di hadapan Ketua Angkatan IKAL Lemhannas HIPMI VI, Willian Heinrich, serta puluhan pengusaha yang hadir, Bupati Egi menegaskan bahwa kemajuan daerah sering kali lahir dari kolaborasi yang dibangun melalui hubungan yang kuat dan penuh kepercayaan.
“Sering kali pembangunan tidak dimulai dari ruang rapat formal, melainkan dari pertemuan yang hangat, penuh kepercayaan, dan dilandasi semangat kebersamaan seperti sore ini,” ujar Radityo Egi Pratama.
Dalam kesempatan itu, Egi memaparkan berbagai keunggulan Lampung Selatan sebagai daerah strategis yang berada di gerbang Pulau Sumatera. Dengan luas wilayah mencapai 2.109,74 kilometer persegi dan didukung lebih dari 90 destinasi wisata alam serta pantai, Lampung Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan barat Indonesia.
Selain sektor wisata, Egi juga menyoroti kekuatan ekonomi kerakyatan yang ditopang oleh 16.957 pelaku UMKM aktif yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
“Lampung Selatan memiliki potensi besar yang siap dikembangkan bersama. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi dunia usaha untuk berinvestasi, berkolaborasi, dan tumbuh bersama masyarakat,” katanya.
Menurut Egi, percepatan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah. Diperlukan model kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Karena itu, jejaring nasional, pengalaman kepemimpinan, serta kapasitas bisnis yang dimiliki para alumni Lemhannas HIPMI dinilai dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong investasi dan menciptakan peluang ekonomi baru di Lampung Selatan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menawarkan sejumlah peluang kerja sama, mulai dari investasi sektor pariwisata, pengembangan kawasan ekonomi, perluasan akses pemasaran produk UMKM ke tingkat nasional, hingga penguatan kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan kalangan pengusaha.
“Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi dan nostalgia, tetapi menjadi awal lahirnya kolaborasi konkret yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan,” tegas Egi.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran pemerintah daerah, serta para alumni IKAL Lemhannas HIPMI VI dari berbagai daerah di Indonesia.
“Dari Rumah Dinas Bupati, Lampung Selatan Menebar Undangan Investasi kepada Pengusaha Nasional untuk Membangun Daerah Bersama.” (dbs).






