NURHASANAH HADIRI RESEPSI PERNIKAHAN PUTRA HUTAJULU–MARPAUNG

Ketua Pengda TP Sriwijaya Lampung: Pernikahan Adalah Awal Membangun Keluarga yang Harmonis dan Bermartabat

BANDAR LAMPUNG — Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Lampung, Nurhasanah, menghadiri resepsi pernikahan Wempi, putra Bapak R. Hutajulu, dengan Uly, putri Bapak T. Marpaung, yang berlangsung di Auditorium JIB Hotel Rajabasa, Bandar Lampung, Sabtu (11/7/2026).

Kehadiran Nurhasanah yang juga merupakan mantan Ketua DPRD Provinsi Lampung menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan kebahagiaan kepada kedua mempelai beserta keluarga besar Hutajulu dan Marpaung.

Dalam kesempatan tersebut, Nurhasanah menyampaikan doa dan harapannya agar rumah tangga yang baru dibangun menjadi keluarga yang penuh kasih sayang, saling menguatkan, serta membawa keberkahan bagi kedua keluarga.

“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua keluarga besar dalam ikatan kasih dan kebersamaan. Saya berharap Wempi dan Uly dapat membangun rumah tangga yang harmonis, saling menghormati, saling mendukung, serta menjadi keluarga yang bahagia, sakinah, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Nurhasanah.

Ia juga menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan berkarakter.

“Keluarga yang kokoh akan melahirkan generasi yang berakhlak, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Semoga kedua mempelai mampu menjaga komitmen, menghadapi setiap tantangan bersama, serta mengisi perjalanan rumah tangga dengan cinta, kesabaran, dan keikhlasan,” tambahnya.

Suasana resepsi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kerabat, sahabat, tokoh masyarakat, serta para undangan turut memberikan ucapan selamat dan doa kepada kedua mempelai agar senantiasa diberi kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Acara tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar keluarga sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat di Lampung. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *