Bhayangkara FC Diminta Tegaskan Komitmen di Lampung

Suporter Dorong Kepastian Jangka Panjang, Muncul Wacana Siapkan Klub Lokal Pengganti

BANDAR LAMPUNG – Wacana mengenai masa depan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Lampung kembali mengemuka. Kalangan pecinta sepak bola berharap klub peserta kompetisi nasional itu memberikan kepastian komitmen untuk bermarkas di Lampung dalam jangka panjang, sehingga mampu menjadi fondasi kebangkitan sepak bola daerah.

Tokoh suporter sepak bola Lampung, Danny Elbhara, mengingatkan bahwa Lampung tidak boleh bergantung pada satu klub tanpa adanya kepastian tertulis mengenai keberlanjutan keberadaannya.

“Kalau suatu saat Bhayangkara pergi, Lampung harus sudah siap. Liga 1 tidak ada, Liga 3 juga belum kuat. Harus dipersiapkan satu tim lokal yang benar-benar kuat, bisa melalui penyatuan klub-klub potensial asli Lampung,” ujarnya, Kamis (30/8/2026).

Ia bahkan menggulirkan gagasan pembentukan klub baru yang merepresentasikan identitas daerah, seperti SSS (Sakai Sambayan Saburai), sebagai simbol persatuan kekuatan sepak bola Lampung.

Di sisi lain, pelatih Dino Sefriyanto menyampaikan optimisme bahwa Bhayangkara FC akan tetap bermarkas di Lampung.

“Insya Allah Bhayangkara FC akan tetap di Lampung. Memang sponsor masih dicari sendiri, tetapi mereka sudah senang berada di Lampung,” katanya.

Meski demikian, Danny menilai dukungan masyarakat perlu dibarengi dengan komitmen resmi dari manajemen klub. Menurutnya, momentum Kongres PSSI pada 8 Agustus mendatang dapat dimanfaatkan untuk memberikan pernyataan terbuka mengenai masa depan Bhayangkara di Lampung.

Ia juga berharap klub berani menampilkan identitas Lampung dalam simbol maupun logo sebagai bentuk keseriusan membangun ikatan emosional dengan masyarakat.

Sementara itu, Dino kembali menegaskan keyakinannya bahwa Bhayangkara akan bertahan selama mendapat dukungan penuh dari masyarakat sepak bola Lampung.

“Mereka Insya Allah komitmen. Selama masyarakat bola Lampung mendukung, mencintai, dan memberikan dukungan penuh, mereka akan tetap stay,” ungkapnya.

Harapan agar Bhayangkara FC bertahan dinilai menjadi momentum penting bagi kebangkitan sepak bola Lampung. Namun di saat yang sama, berbagai kalangan menilai pembinaan klub-klub lokal tetap harus diperkuat agar provinsi ini memiliki fondasi sepak bola yang mandiri dan berkelanjutan, terlepas dari dinamika keberadaan klub profesional dari luar daerah. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *