YANGGY MERTANIA, DARI LAYANAN PERBANKAN MENUJU PUNCAK KARIER HOSPITALITY

Berbekal Komunikasi, Relasi dan Pengalaman Profesional, Yanggy Kini Dipercaya sebagai Supervisor Grand Mercure Lampung

BANDAR LAMPUNG — Ketekunan membangun karier, kemampuan berkomunikasi, serta pengalaman mengelola hubungan dengan pelanggan mengantarkan Yanggy Mertania pada jenjang karier yang semakin kuat di industri hospitality. Lulusan Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia ini kini dipercaya mengemban posisi Supervisor di Grand Mercure Lampung.

Perjalanan profesional Yanggy tidak dibangun dalam waktu singkat. Sebelum menekuni dunia hospitality, ia lebih dulu mengasah kemampuan pelayanan dan ketelitian melalui pengalaman selama tiga tahun sebagai Teller di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Bandar Lampung.

Dunia perbankan kemudian membawanya pada pengalaman sebagai Relationship Manager di PT Bank China Construction Bank Indonesia. Di posisi tersebut, Yanggy berhadapan langsung dengan nasabah, membangun relasi, melakukan komunikasi dan negosiasi, serta melakukan riset dan analisis untuk mendukung kebutuhan layanan perbankan.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika Yanggy memutuskan memperluas karier ke sektor hospitality. Bergabung dengan Grand Mercure Lampung sebagai Sales Executive pada 2024, ia dipercaya menangani aktivitas penjualan, menjaga hubungan dengan klien, melakukan negosiasi, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis melalui pelayanan dan komunikasi yang profesional.

Kini, setelah dua tahun berkecimpung di Grand Mercure Lampung, Yanggy mendapatkan kepercayaan lebih besar dengan menduduki posisi Supervisor.

KOMUNIKASI JADI KEKUATAN

Latar belakang pendidikan Sastra Inggris menjadi salah satu fondasi utama dalam perjalanan karier Yanggy. Kemampuan berbahasa, komunikasi bisnis, presentasi, serta pengalaman berinteraksi dengan berbagai karakter pelanggan membentuk kemampuan yang relevan dengan tuntutan dunia kerja.

Sejumlah sertifikasi yang dimilikinya juga memperkuat kompetensi profesional, mulai dari Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR) Bank Indonesia, pengembangan kesekretarisan dan Microsoft Office, English for Business Presentation, English for Tour Guide, Personality Development, hingga TOEFL Development.

Kombinasi antara pengalaman perbankan dan hospitality membuat Yanggy memiliki perspektif yang luas mengenai pentingnya pelayanan. Baginya, membangun hubungan dengan pelanggan tidak sekadar menjalankan pekerjaan, tetapi juga menciptakan kepercayaan dan pengalaman yang baik.

PRESTASI SEJAK DUNIA KAMPUS

Kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri Yanggy telah terlihat sejak masa mahasiswa. Ia pernah menjadi Duta Fotogenik Universitas Teknokrat 2015 serta finalis Duta Teknokrat pada tahun yang sama.

Prestasinya berlanjut setelah menyelesaikan pendidikan. Pada 2019, Yanggy berhasil meraih Juara Harapan 2 Duta Bahasa Provinsi Lampung dan menjadi finalis Muli-Mekhanai Provinsi Lampung 2019.

Deretan pengalaman tersebut tidak hanya menjadi catatan prestasi, tetapi juga membentuk karakter dan kemampuan interpersonal yang kemudian mendukung perjalanan profesionalnya.

MENJAGA RELASI, MEMBANGUN KEPERCAYAAN

Sebagai profesional yang bergerak di bidang sales, customer relations, dan hospitality, Yanggy menempatkan komunikasi sebagai salah satu kemampuan utama. Ia juga memiliki kompetensi dalam negosiasi, hubungan pelanggan, public relations, riset dan analisis, Microsoft Office, serta kerja sama tim.

Perjalanan dari teller bank, relationship manager, sales executive hingga dipercaya sebagai supervisor menunjukkan bagaimana pengalaman di berbagai sektor dapat menjadi fondasi untuk berkembang ke tingkat karier berikutnya.

Dengan pengalaman profesional yang terus bertambah, Yanggy Mertania kini berada pada fase baru dalam kariernya. Tantangan sebagai Supervisor Grand Mercure Lampung menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan sekaligus mempertajam kompetensi di industri hospitality.

Di luar aktivitas profesional, Yanggy tetap menjaga keseimbangan dengan kegemaran membaca, menulis, dan lari pagi. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari cara dirinya menjaga produktivitas dan terus mengembangkan diri.

Bagi Yanggy, karier bukan sekadar tentang jabatan, tetapi tentang proses belajar, membangun kepercayaan, menjaga relasi, dan memberikan pelayanan terbaik di setiap kesempatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *